Seperti dikutip dari data perdagangan saham Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (13/3/2014), saham berkode BALI itu sempat menyentuh posisi tertingginya hari ini di Rp 600 per lembar.
Sampai dua puluh menit perdagangan hari ini, saham BALI diperdagangkan di kisaran Rp 600 per lembar atau naik Rp 200 dari harga penawaran umum yang sebesar Rp 400 per lembar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bali Towerindo juga menerbitkan waran sebanyak-banyaknya 176 juta waran seri I yang mewakili 34,52% dari jumlah modal disetor. Setiap pemegang satu saham baru akan mendapat dua waran Seri I tersebut.
Dana hasil aksi korporasi ini akan dipakai perseroan untuk belanja modal, seperti sewa lahan, biaya pembangunan menara, dan jaringan transmisi telekomunikasi di Bali.
Bali Towerindo merupakan emiten keenam yang melantai di pasar modal tahun ini atau yang ke-489 dari total seluruh perusahaan terbuka.
(ang/dru)











































