XL Axiata Tambah Utang Rp 2 Triliun Buat Beli Axis

XL Axiata Tambah Utang Rp 2 Triliun Buat Beli Axis

- detikFinance
Kamis, 13 Mar 2014 16:42 WIB
XL Axiata Tambah Utang Rp 2 Triliun Buat Beli Axis
Jakarta - PT XL Axiata Tbk (EXCL) mendapatkan pinjaman US$ 200 juta dari dua bank asing yaitu United Overseas Bank Limited dan The Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ, Ltd cabang Jakarta. Perseroan telah menandatangani perjanjian pinjaman tersebut pada 12 Maret 2014.

Sekretaris Perusahaan XL Axiata Murni Nudini mengatakan, pinjaman tersebut akan digunakan perseroan untuk membiayai akuisisi PT AXIS Telekom Indonesia.

"Fasilitas pinjaman tersebut akan digunakan perseron untuk membiayai pengambilalihan PT Axis Telekom Indonesia," kata Murni dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (13/3/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menyebutkan, masing-masing fasilitas pinjaman berjumlah sebesar US$100 juta dengan jangka waktu tiga tahun sejak tanggal pinjaman dan diberikan tanpa jaminan.

Dalam aksi ini, perseroan telah mendapatkan izin dari regulator seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK), PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Kementerian Komunikasi dan Informatika, dan Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU).

Sesuai dengan perjanjian jual beli bersyarat antara EXCL dan STC, setelah memperoleh persetujuan dari pemegang saham dan regulator terkait, maka perseroan akan segera melakukan pembayaran kepada pemegang saham AXIS sekitar US$865 juta.

Dalam pembiayaan transaksi tersebut, perseroan menggunakan kombinasi pinjaman yaitu dari pemegang saham Axiata sebesar US$500 juta dan pinjaman dari institusi finansial sekitar US$ 365 juta.

XL Axiata Tambah Utang Rp 2 Triliun Buat Beli Axis

Jakarta - PT XL Axiata Tbk (EXCL) mendapatkan pinjaman sebesar US$200 juta dari dua bank asing yaitu United Overseas Bank Limited dan The Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ, Ltd cabang Jakarta. Perseroan telah menandatangani perjanjian pinjaman tersebut pada 12 Maret 2014.

Sekretaris Perusahaan XL Axiata Murni Nudini mengatakan, pinjaman tersebut akan digunakan perseroan untuk membiayai akuisisi PT AXIS Telekom Indonesia.

"Fasilitas pinjaman tersebut akan digunakan perseron untuk membiayai pengambilalihan PT Axis Telekom Indonesia," kata Murni dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (13/3/2014).

Dia menyebutkan, masing-masing fasilitas pinjaman berjumlah sebesar US$100 juta dengan jangka waktu tiga tahun sejak tanggal pinjaman dan diberikan tanpa jaminan.

Dalam aksi ini, perseroan telah mendapatkan izin dari regulator seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK), PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Kementerian Komunikasi dan Informatika, dan Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU).

Sesuai dengan perjanjian jual beli bersyarat antara EXCL dan STC, setelah memperoleh persetujuan dari pemegang saham dan regulator terkait, maka perseroan akan segera melakukan pembayaran kepada pemegang saham AXIS sekitar US$865 juta.

Dalam pembiayaan transaksi tersebut, perseroan menggunakan kombinasi pinjaman yaitu dari pemegang saham Axiata sebesar US$500 juta dan pinjaman dari institusi finansial sekitar US$ 365 juta. (drk/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads