Ini Grafik Saat IHSG Melesat dan Dolar Keok Karena Jokowi

Ini Grafik Saat IHSG Melesat dan Dolar Keok Karena Jokowi

- detikFinance
Jumat, 14 Mar 2014 17:22 WIB
Ini Grafik Saat IHSG Melesat dan Dolar Keok Karena Jokowi
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) memberi efek positif terhadap pergerakan pasar setelah maju jadi capres di Pemilu 2014. Berikut ini tampilannya di grafik.

Seperti terlihat dalam grafik di atas, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka perdagangan di zona merah dengan melemah 32,351 poin. Sentimen negatif marak beredar sejak pagi tadi, yaitu ketegangan di Ukraina dan ekonomi China yang melambat.

Sentimen ini juga merambat ke nilai tukar rupiah yang juga melemah ke posisi Rp 11.400 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 11.375 per dolar AS.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sampai pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG masih betah di zona merah terpangkas 35,642 poin (0,75%) ke level 4.690,525. Belum ada sentimen positif yang bisa mendorong aksi beli.

Secara mengejutkan Jokowi mengumumkan sudah diberi mandat oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) untuk maju jadi Calon Presiden RI di Pemilu 2014.

Tak lama kemudian, pasar mulai balik arah positif setelah pengumuman itu. IHSG berbalik ke zona hijau dan terus menanjak ke titik tertingginya tahun ini di level 4.878,643.

Hal yang sama juga terjadi pada nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Saking kuatnya rupiah, dolar AS pun langsung anjlok hingga ke Rp 11.305 padahal siang tadi sempat mencapai Rp 11.440.

"Pasar menyukai Jokowi karena dinilai mempunyai rekam jejak yang bersih, pro-rakyat, dan tegas," ujar Analis Panin Sekuritas Purwoko dalam keterangan yang diterima detikFinance, Jumat (14/3/2014).

(ang/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads