Benarkah IHSG dan Rupiah Menguat Karena Jokowi? Ini Kata Ekonom Dunia

Benarkah IHSG dan Rupiah Menguat Karena Jokowi? Ini Kata Ekonom Dunia

- detikFinance
Senin, 17 Mar 2014 14:59 WIB
Benarkah IHSG dan Rupiah Menguat Karena Jokowi? Ini Kata Ekonom Dunia
Jakarta - Akhir pekan lalu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menguat. Banyak kalangan berpendapat ini disebabkan pernyataan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) yang akan maju sebagai calon presiden.

Senior Associate of The Asia Program at the Carnegie Endowment for International Peace, Washington DC Vikram Nehru mengatakan, kemungkinan besar hal itu benar adanya. Pasar melihat sesuatu yang positif di balik pernyataan Jokowi itu.

"Pasar bereaksi positif ke berita tersebut. Orang bersiap-siap untuk membeli saham saham karena berita ini. Saya mengira bahwa mereka percaya ini adalah hal yang bagus untuk perkembangan di masa depan. Ini positif untuk Indonesia ke depannya," kata Vikram di sela sebuah diskusi mengenai Prioritas Kebijakan Presiden Indonesia ke depan, di kawasan Mega Kuningan, Jakarta, Senin (17/3/2014).

Vikram mengatakan, adalah hal lumrah jika pasar menyambut positif terhadap sebuah pemberitaan.

"Kadang-kadang jika pasar bereaksi negatif harga akan turun, dan sebaliknya. Tapi pasar tidak memilih presiden, masyarakat lah yang memilih," ujarnya.

"Kandidat, visinya, citranya itu yang akan menentukan siapa yang akan terpilih nantinya," kata dia.

Seperti diketahui, pada penutupan perdagangan, Jumat (14/3/2014), IHSG ditutup melompat 152,476 poin (3,23%) ke level 4.878,643. Sementara dolar jatuh dari kisaran Rp 11.400 menjadi Rp 11.255. Hal itu bersamaa dengan pernyataan mengejutkan dari Jokowi yang akan maju sebagai calon presiden.

(zul/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads