Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di posisi Rp 11.150 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 11.330 per dolar AS.
Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG naik 11,890 poin (0,25%) ke level 4.817,502 setelah dapat sentimen positif dari bursa global. Aksi beli banyak dilakukan investor asing.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG naik 13,372 poin (0,28%) menjadi 4.818,984. Sentimen bursa global memberi imbas positif ke pergerakan saham-saham.
Indeks sempat menanjak hingga ke titik tertingginya hari ini di level 4.838,183. Maraknya aksi beli membuat indeks terhindar dari teritori negatif.
Menutup perdagangan, Rabu (18/3/2014), IHSG naik 15,845 poin (0,33%) ke level 4.821,457. Sementara Indeks LQ45 menguat 2,893 poin (0,36%) ke level 815,330.
Saham-saham unggulan di sektor komoditas, yaitu agrikultur dan pertambangan, menjadi yang paling banyak diincar investor. Transaksi investor asing hingga sore ini tercatat melakukan pembelian bersih (foreign net buy) senilai Rp 1,175 triliun di seluruh pasar.
Perdagangan hari ini berjalan ramai dengan frekuensi transaksi sebanyak 304.474 kali pada volume 5,362 miliar lembar saham senilai Rp 8,132 triliun. Sebanyak 185 saham naik, 108 saham turun, dan 89 saham stagnan.
Nilai dan volume transaksi perdagangan hari ini melonjak tinggi karena ada penyelesaian penjualan saham PT Tower Bersama Infrastruktur Tbk (TBIG) oleh PT Indosat Tbk (ISAT). Transaksi yang dilakukan di pasar negosiasi ini mencapai Rp 1,5 triliun di pasar negosiasi.
Bursa-bursa regional masih jatuh ke zona merah menutup perdagangan sore ini. Hanya bursa Jepang dan Indonesia yang masih menguat. Investor fokus menunggu hasil pertemuan dua hari The Fed yang dimulai hari ini.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa regional di sore hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai berkurang 3,46 poin (0,17%) ke level 2.021,73.
- Indeks Hang Seng menipis 14,81 poin (0,07%) ke level 21.568,69.
- Indeks Nikkei 225 naik 51,25 poin (0,36%) ke level 14.462,52.
- Indeks Straits Times melemah 19,29 poin (0,62%) ke level 3.074,55.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 625 ke Rp 46.550, Saratoga (SRTG) turun Rp 485 ke Rp 4.285, BTPN (BTPN) turun Rp 185 ke Rp 4.700, dan SMART (SMAR) turun Rp 150 ke Rp 6.850.
(ang/dnl)











































