Cerita Soal Game Candy Crush yang Mampu Hasilkan Triliunan

Cerita Soal Game Candy Crush yang Mampu Hasilkan Triliunan

- detikFinance
Rabu, 26 Mar 2014 13:43 WIB
Cerita Soal Game Candy Crush yang Mampu Hasilkan Triliunan
Jakarta - King Digital Entertainment, pengembang game Candy Crush yang tengah ngehits mulai melantai di bursa dengan penawaran saham seharga US$ 22,5 per lembar. Aksi itu dilakukan hari ini di New York Stock Exchange.

Dikutip dari AFP, Rabu (26/3/2014), King akan listing di bursa dengan kode emiten "KING" dan bernilai pasar hingga US$ 7,1 miliar atau sekitar Rp 71 triliun.

Pihak perusahaan mengatakan, dana yang dihasilkan dari penerbitan itu bisa mencapai US$ 574 juta, tergantung dari permintaan tambahan 3,33 juta dolar lainnya yang diterbikan oleh penjamin emisi atau underwriter.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kedatangan King di pasar saham membuat investor bersemangat untuk membeli saham di industri internet yang tengah berkembang. Tapi juga waspada industri baru ini bisa dinilai terlalu berlebihan, khususnya di dunia games di mana popularitas bisa berlalu dengan cepat.

King didirikan pada tahun 2002, dan melesat jauh dua tahun belakangan ini karena game Candy Crush, yang telah dimainkan sekitar 97 juta orang di seluruh dunia.

Perusahaan menyebut, game yang mencakup game Farm Heroes dan Pet Rescue sudah terpasang di 600 juta ponsel, dan dimainkan 1,4 miliar kali dalam sehari. Lebih dari 1 miliar kali mereka bermain Candy Crush.

Laba di kuartal empat mencapai US$ 159 juta.

Namun, analis mengingatkan, pendapatan jangka panjang dari bisnis ini patut dipertanyakan, pasalnya hanya bersumber dari satu produk saja.

Perusahaan riset PrivCo mencatat, King sendiri memperkirakan rata-rata pengguna yang membayar hanya akan betanah 2 sampai 9 bulan.

"Sehingga, permainan King yang lainnya harus bertumbuh lebih cepat kalau King ingin menjaga pertumbuhannya," kata Privco.

Analis juga mengatakan, Zynga, pembuat salah satu game raksasa Farmville, kehilangan 40% nilai perusahannya setelah masuk ke bursa saham pada Desember 2011 dengan nilai pasar US$ 7 miliar.

Zynga menjadi pionir game di internet saat Facebook menjadi pemain utama dalam jejaring sosial.

(zul/dru)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads