Dana Asing Masuk Rp 1,2 Triliun, IHSG Sumringah Jelang Nyepi

Dana Asing Masuk Rp 1,2 Triliun, IHSG Sumringah Jelang Nyepi

- detikFinance
Jumat, 28 Mar 2014 16:14 WIB
Dana Asing Masuk Rp 1,2 Triliun, IHSG Sumringah Jelang Nyepi
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kompak menguat bersama rupiah setelah dana asing lebih dari Rp 1 triliun masuk lantai bursa. Aksi beli asing sudah terjadi sejak pembukaan perdagangan pagi tadi.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di posisi Rp 11.375 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 11.440 per dolar AS.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG naik 14,577 poin (0,31%) ke level 4.737,634 mengekor penguatan bursa-bursa regional. Aksi beli selektif terjadi di saham-saham unggulan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aksi beli mendorong indeks naik ke posisi tertingginya hari ini di level 4.769,220. Indeks berhasil menghindari zona merah sejak pagi hari ini.

Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG bertambah 37,235 poin (0,79%) ke level 4.760,292. Saham-saham blue chip jadi sasaran aksi beli investor.

Investor lokal mulai lakukan aksi ambil untung setelah melihat indeks naik tinggi. Hasilnya, laju penguatan IHSG pun sedikit melambat jelang penutupan perdagangan.

Menutup perdagangan akhir pekan, Jumat (28/3/2014), IHSG menanjak 45,220 poin (0,96%) ke level 4.768,277. Sementara Indeks LQ45 melonjak 8,238 poin (1,04%) ke level 799,514.

Hampir seluruh sektor di lantai bursa berhasil menguat, hanya sektor industri dasar yang masih merah. Sektor Agrikultur yang sempat jatuh di awal perdagangan kini malah memimpin penguatan.

Aksi beli didominasi investor asing. Transaksi investor asing hingga sore hari ini tercatat melakukan pembelian bersih (foreign net buy) senilai Rp 1,278 triliun di seluruh pasar.

Investor domestik ada yang lakukan aksi ambil untung menjelang libur panjang. Bursa Efek Indonesia (BEI) akan tutup pada perdagangan Senin menyambut Hari Raya Nyepi.

Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi sebanyak 205.667 kali pada volume 5,175 miliar lembar saham senilai Rp 6,26 triliun. Sebanyak 195 saham naik, 123 saham turun, dan 64 saham stagnan.

Data inflasi Jepang yang lebih baik dari prediksi jadi pemicu aksi beli investor. Pelaku pasar juga berharap kebijakan baru Pemerintah China yang bisa menggenjot pertumbuhan ekonomi.

Hanya bursa Shanghai yang masih terjebak di zona merah, kebanyakan bursa Asia lainnya berhasil menguat dipimpin oleh bursa saham Hong Kong.

Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa Asia sore hari ini:

  • Indeks Komposit Shanghai melemah 4,88 poin (0,24%) ke level 2.041,71.
  • Indeks Hang Seng menanjak 231,08 poin (1,06%) ke level 22.065,53.
  • Indeks Nikkei 225 menguat 73,14 poin (0,50%) ke level 14.696,03.
  • Indeks Straits Times naik 8,97 poin (0,28%) ke level 3.171,43.

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Multi Bintang (MLBI) naik Rp 11.000 ke Rp 1,09 juta, Delta Jakarta (DLTA) naik Rp 5.000 ke Rp 350.000, Goodyear (GDYR) naik Rp 1.000 ke Rp 19.000, dan United Tractor (UNTR) naik Rp 650 ke Rp 20.750.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara Indocement (INTP) turun Rp 425 ke Rp 23.375, Mitra Adiperkasa (MAPI) turun Rp 325 ke Rp 6.250, Asuransi Bina Dana (ABDA) turun Rp 300 ke Rp 5.300, dan Malindo (MAIN) turun Rp 190 ke Rp 3.275.

(ang/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads