Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 11.330 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 11.290 per dolar AS.
Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG anjlok 92,091 poin (1,87%) ke level 4.829,313 pasca Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif kemarin. Hasil hitung cepat alias quick count memberikan ketidakpastian situasi di pasar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pasalnya pelaku pasar berharap banyak Joko Widodo (Jokowi) bisa mulus menjadi calon presiden RI. Tapi syaratnya partai pengusungnya Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) harus memperoleh suara mayoritas.
Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG terjun 156,743 poin (3,18%) ke level 4.764,661 terkena maraknya aksi jual. Transaksi hari ini sangat ramai mencapai Rp 6 triliun hanya dalam setengah hari.
Aksi jual dilakukan oleh seluruh investor, baik lokal maupun asing. Indeks menukik tajam sampai ke posisi terendahnya hari ini di 4.739,792.
Menutup perdagangan, Kamis (10/4/2014), IHSG menukik 155,675 poin (3,16%) ke level 4.765,729. Sementara Indeks LQ45 terjun 32,670 poin (3,91%) k elevel 803,233.
Tekanan jual ini berimbas kepada merahnya seluruh indeks sektoral di lantai bursa. Rata-rata koreksi indeks sektoral ini cukup dalam, lebih dari tiga persen.
Perdagangan hari ini berjalan sangat ramai dengan frekuensi transaksi sebanyak 366.963 kali pada volume 7,263 miliar lembar saham senilai Rp 12,033 triliun. Sebanyak 49 saham naik, 251 saham turun, dan 93 saham stagnan.
Rata-rata bursa regional ditutup di zona hijau sore ini berkat dukungan positif dari Wall Street yang menguat semalam. Bursa Saham Singapura menemani BEI di zona merah.
Berikut situasi dan kondisi di bursa-bursa Asia sore hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai menanjak 29,06 poin (1,38%) ke level 2.134,30.
- Indeks Hang Seng melonjak 343,79 poin (1,51%) ke level 23.186,96.
- Indeks Nikkei 225 naik tipis 0,43 poin (0,00%) ke level 14.300,12.
- Indeks Straits Times berkurang 3,73 poin (0,12%) ke level 3.206,19.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Delta Jakarta (DLTA) naik Rp 3.000 ke Rp 364.000, Pioneerindo (PTSP) naik Rp 800 ke Rp 6.800, Graha Layar (BLTZ) naik Rp 400 ke Rp 3.400, dan Sinar Mas (SMMA) naik Rp 395 ke Rp 3.845.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara Multi Bintang (MLBI) turun Rp 20.000 ke Rp 1,1 juta, Indocement (INTP) turun Rp 2.225 ke Rp 22.725, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.550 ke Rp 49.200, dan HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 1.150 ke Rp 68.850.
(ang/dru)











































