Penumpangnya 'Dibajak' Maskapai Murah, Lorena Punya Jurus Tersendiri

Penumpangnya 'Dibajak' Maskapai Murah, Lorena Punya Jurus Tersendiri

- detikFinance
Selasa, 15 Apr 2014 14:38 WIB
Penumpangnya Dibajak Maskapai Murah, Lorena Punya Jurus Tersendiri
Jakarta - Perusahaan jasa angkutan darat, PT Eka Sari Lorena Transport Tbk (LRNA) tengah melakukan beberapa strategi untuk tetap bisa mengembangkan usahanya di bidang transportasi. Strategi ini dilakukan dalam menghadapi persaingan pasar yang semakin ketat.

Corporate Secretary Andy Porman Tambunan mengatakan, salah satu strategi yang bakal dilakukan perseroan adalah dengan menyasar rute perjalanan yang tidak dilalui maskapai penerbangan.

"Walaupun ada kendala di infrastruktur tapi ada harapan dengan pemilu kalau ada komitmen untuk infrastruktur saya rasa transportasi darat nggak ada matinya," ujar Andy saat ditemui di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (15/4/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita akan siasati persaingan dengan pesawat murah. Kita siasati penerbangan ini dengan tidak bersinggungan dengan mereka, masuk di rute yang penerbangan nggak masuk. Misal Jakarta-Surabaya mereka bilang murah. Tapi kalau dari Jakarta ke airport dulu turun naik lagi, kalau langsung bus kan tinggal tidur," tambahnya.

Dia menjelaskan, perseroan bakal menyasar rute-rute di seluruh Indonesia yang dinilai potensial dari mulai Pulau Jawa, Sumatera, hingga Kalimantan.

"Rute saya rasa fokus ke seluruh Indonesia, bukan hanya Jakarta tapi daerah juga ini potensi masih banyak seperti di Surabaya, Sumatera, Kalimantan sudah dibicarakan. Kita fokus Jawa Sumatera. Kita ada rencana 5 tahun setelah IPO masuk rute perbatasan seperti Kalimantan. Ini sudah kita sampaikan ke OJK," jelas dia.

Untuk mendukung rencana ekspansi tersebut, perseroan rencananya bakal membuka 10 rute baru yang tersebar di seluruh Indonesia. Namun, Andy belum mau menyebut rute baru yang bakal dilalui Lorena yang diklaim merupakan perusahaan bus nomor dua terbesar di Indonesia.

"Kita akan buka 10 rute baru tahun ini. Tapi belum bisa kita sebut, nanti saja. Di prospektus kita merupakan perusahaan bus nomor dua terbesar," tandansya.

(drk/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads