Â
Sebagai contoh, investasi saham yang imbal hasil atau keuntungannya mengacu pada pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam rentang waktu 2003-2014 kenaikannya cukup signifikan mencapai sekitar 600% atau lima kali lipat.
"Imbal hasil lihat IHSG, di tahun 2003 hingga saat ini kenaikannya sekitar 500-600%. Indeks sekarang 4.844,74 jadi sudah terjadi peningkatan yang sangat signifikan," kata Kepala Divisi Edukasi BEI Djoko Saptono saat acara Seminar Pasar Modal Perempuan dan Investasi bertema "Dengan Semangat Kartini Jadikan Dirimu Perempuan Kuat dalam Kemandirian Finansial," di Gedung BEI, Jakarta, Senin (28/4/2014).
Namun begitu, investasi di pasar modal juga ada risikonya. Keuntungan yang besar pasti risikonya besar juga. Tapi hal ini merupakan hal yang lumarh dan menjadi bagian dari investasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Djoko, saat ini masyarakat Indonesia masih menganggap berinvestasi di pasar modal merupakan hal yang sulit, namun sebenarnya sangat mudah.
Untuk memulai berinvestasi di pasar modal, tahapnya sangat mudah. Pertama, buka rekening efek di perusahaan sekuritas.
"Untuk investasi langsung seperti saham, obligasi, bisa langsung buka rekening di perusahaan sekuritas, buka rekening layaknya di perbankan, isi persyaratan seperti formulir, KTP, kemudian deposit sejumlah dana tertentu, resmilah kita jadi investor," ujar dia.
Setelah resmi tercatat menjadi investor pasar modal, transaksi jual beli (trading) saham sudah bisa dilakukan.
"Setelah terdaftar kita bisa melakukan jual beli saham. Sekarang dimudahkan, ada aturan baru 1 lot 500 lembar saham sekarang 100 saham. Dulu harga saham Rp 5.000 kali 500 saham, sekarang Rp 5.000 kali 100 saham jadi lebih murah," katanya.
Sementara untuk transaksi secara tidak langsung di pasar modal bisa memilih instrumen investasi reksa dana.
"Kalau yang tidak langsung reksa dana salah satu contohnya. Kita pilih manajer investasi, kita pilih reksa dana nya, kita pilih agen penjual, sangat sederhana dan terjangkau," terang dia.
Djoko menyebutkan, berinvestasi di pasar modal memberikan imbal hasil yang cukup tinggi dibanding jenis instrumen lainnya.
(drk/ang)











































