Mengakhiri perdagangan awal pekan, Senin (5/5/2014), IHSG ditutup menguat tipis 3,743 poin (0,08%) ke level 4.842,503. Sementara Indeks LQ45 ditutup naik tipis 1,359 poin (0,17%) ke level 817,154.
Wall Street ditutup positif berkat pertumbuhan sektor jasa Amerika Serikat (AS) yang solid. Saham Apple untuk pertama kalinya sejak 2012 menembus lagi US$ 600 per lembar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hari ini IHSG diperkirakan masih akan bergerak dalam rentang terbatas di zona hijau. Positifnya bursa global dan regional memberi dorongan kepada IHSG untuk menguat.
Pergerakan bursa-bursa regional pagi ini:
- Indeks Komposit Shanghai naik tipis 1,00 poin (0,05%) ke level 2.027,35.
- Indeks Straits Times bertambah 3,53 poin (0,11%) ke level 3.245,13.
Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:
Trust Securities
Rilis GDP Indonesia yang tumbuh 5,21% YoY di bawah estimasi dan variatifnya laju bursa saham Asia membuat IHSG cenderung bergerak sideways dalam intraday perdagangan di awal pekan. Padahal di awal perdagangan, laju IHSG sempat positif dan bergerak naik dengan harapan rilis GDP nantinya dapat sesuai dengan estimasi awal. Tetapi, saat BPS merilis data GDP yang kurang sesuai dengan estimasi awal tersebut maka laju kenaikan IHSG mulai berkurang dan sempat kembali melemah meski hingga akhir masih dapat ditutup naik tipis seiring masih adanya nett buy asing dan kembali terapresiasinya Rupiah. Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level 4856,34 (level tertingginya) di awal sesi 1 dan menyentuh level 4838,07 (level terendahnya) pada mid sesi 2 dan berakhir di level 4842,50. Volume perdagangan dan nilai total transaksi turun. Investor asing mencatatkan nett buy dengan penurunan nilai transaksi beli dan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett sell.
Pada perdagangan Selasa (6/5) IHSG diperkirakan akan berada pada rentang support 4827-4831 dan resisten 4852-4874. Long legged doji di bawah middle bollinger band (MBB ). MACD masih bergerak landai dengan histogram negatif yang memendek. RSI, Stochastic, dan William’s %R masih mencoba berbalik naik. Laju IHSG dapat bertahan di atas kisaran target support (4828-4832) dan sempat berada di kisaran target resisten (4846-4868) namun, tidak mampu bertahan. Dengan posisi IHSG tersebut masih rawan untuk terjadinya pelemahan jika sentimen yang ada terutama dari laju bursa saham global tidak mampu bergerak positif.
Mandiri Sekuritas
Pasar saham Amerika Serikat (AS) berbalik menguat, menyusul kenaikan tinggi pada saham-saham sektor jasa. Indeks saham Dow Jones Industrial Avg ditutup menguat +0,11% dan S&P 500 terapresiasi +0,19%.
Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas ditutup bervariasi. Harga minyak mentah WTI melemah -0,07% ke US$99,41 per barel. Sementara harga emas Comex menguat +0,10% ke posisi US$1310,60 per troy ounce.
Dari dalam negeri, pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) tertekan data GDP Indonesia kuartal pertama yang dirilis lebih rendah, yakni 5,21% atau dibawah ekspektasi pasar dan pemerintah yang berada dikisaran 5,7% dan 5,8%. Di sisi lain, ditengah fluktuasi pergerakan IHSG, penjualan saving bonds ritel (SBR) Indonesia tercatat sangat tinggi, sejak dipasarkan pada 2 Mei 2014.
Analis Teknikal Mandiri Sekuritas mengatakan, IHSG diperdagangkan diatas EMA 200 hari. Indeks bergerak konsolidasi dan tertahan pada level 4.842. Indicator stochastic di zona 50% dan IHSG kemungkinan masih akan bergerak dalam kisaran terbatas. Hari ini indeks akan menguji resistance terdekat di level 4.853 dan support di 4.824.
(ang/ang)











































