Menutup perdagangan, Selasa (5/5/2014), IHSG turun 8,035 poin (0,17%) ke level 4.834,468. Sementara Indeks LQ45 melemah 1,817 poin (0,22%) ke level 815,337.
Wall Street menutup perdagangan Selasa dengan negatif. Aksi jual di saham-saham finansial dan teknologi jadi penyebabnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hari ini IHSG diperkirakan masih akan melemah, terutama setelah diterpa sentimen negatif dari pasar global dan regional. Ketegangan di Ukraina juga akan jadi fokus investor.
Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini:
- Indeks Nikkei 225 anjlok 275,98 poin (1,91%) ke level 14.181,53.
- Indeks Straits Times melemah 6,02 poin (0,19%) ke level 3.239,54.
Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:
Trust Securities
Seperti yang kami tuliskan sebelumnya dimana dengan posisi IHSG saat ini masih rawan untuk terjadinya pelemahan jika sentimen yang ada terutama dari laju bursa saham global tidak mampu bergerak positif. Nyatanya meski laju bursa saham AS masih dapat menghijau, tidak membuat IHSG mampu bertahan di zona hijaunya. Padahal pasca melemah tajam pada (28/4), laju IHSG belum dapat kembali menyentuh level tertinggi saat tanggal tersebut. Tampaknya pelaku pasar benar-benar menahan diri dan mengurangi aktivitas transaksinya memasuki pekan awal di bulan Mei sehingga volume dan nilai transaksi kian menurun.
Stagnannya laju Rupiah dan liburnya beberapa bursa saham Asia kurang memberi stimulan bagi IHSG. Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level 4855,09 (level tertingginya) di awal sesi 1 dan menyentuh level 4828,64 (level terendahnya) pada mid sesi 2 dan berakhir di level 4834,47. Volume perdagangan dan nilai total transaksi turun. Investor asing mencatatkan nett buy dengan penurunan nilai transaksi beli dan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett sell.
Pada perdagangan Rabu (7/5) IHSG diperkirakan akan berada pada rentang support 4800-4815 dan resisten 4858-4862. Inverted hammer di bawah middle bollinger band (MBB ). MACD masih bergerak landai dengan histogram negatif yang memanjang. RSI, Stochastic, dan William’s %R kembali cenderung mendatar. Laju IHSG sempat masuk ke dalam kisaran target support (4827-4831) dan juga sempat berada di kisaran target resisten (4852-4874) meski akhirnya tidak mampu bertahan. Posisi IHSG pun masih rawan pelemahan dengan minimnya sentimen yang ada namun, diharapkan pelemahan yang terjadi bersifat terbatas.
Mandiri Sekuritas
Pasar saham Amerika Serikat (AS) ditutup melemah setelah rilis kinerja yang mengecewakan dari beberapa perusahaan tercatat (emiten) besar. Indeks saham Dow Jones Industrial Avg ditutup turun -0,78% dan S&P 500 terkoreksi -0,90%.
Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas ditutup bervariasi. Harga minyak mentah WTI menguat +0,30% ke US$99,80 per barel. Sementara harga emas Comex melemah -0,02% ke posisi US$1308,30 per troy ounce.
Dari dalam negeri, investor menanti pengumuman tingkat suku bunga acuan (BI Rate), yang sedianya akan diumumkan Bank Indonesia (BI) pada 8 Mei 2014. Di sisi lain, pasar juga menantikan rilis hasil rekapitulasi pemilihan legislatif yang akan ditetapkan pada 9 Mei 2014.
Sedangkan Analis Teknikal Mandiri Sekuritas mengatakan, IHSG diperdagangkan di atas EMA 200 hari. Indeks berpotensi mixed to up namun masih dalam kisaran terbatas. Hari ini indeks akan menguji resistance terdekat di level 4.860 dan support di 4.814.
(ang/ang)











































