Voksel Targetkan Restrukturisasi Utang Selesai Semester I 2005

Voksel Targetkan Restrukturisasi Utang Selesai Semester I 2005

- detikFinance
Jumat, 17 Des 2004 11:59 WIB
Jakarta - Perusahaan kabel PT Voksel Electric tbk (VOKS) mentargetkan penyelesaian restrukturisasi utang sebesar US$ 43 juta dapat selesai pada semester pertama tahun depan. Pola restrukturisasi utang akan ditempuh dengan cara debt to equtity swap atau mengkonversi utang menjadi saham.Nantinya kreditor dalam pola ini akan menguasai 75 hingga 90 persen saham PT Voksel. Restrukturisasi utang itu juga dilakukan dengan mengundang investor baru supaya perseroan mendapat dana segar.Demikian diungkapkan Direktur PT Voksel Agus Lenan Gunawan dalam public exspose yang berlangsung di gedung Bursa Efek Jakarta, Jumat (17/12/2004). Menurut Agus, kreditur terbesar perseroan adalah diantaranya Deutsch Bank sekitar US$ 3,5 juta dan Salton Financial Limited Singapura sekita US$ 4,1 juta.Utang Voksel mengalami pembengkakan setelah terjadi krisis ekonomi pada tahun 1997 dimana akibat melambungnya kurs, perseroan kesulitan membayar utang pada kreditur. Akibatnya sejak tahun 1997 perseroan tidak membagikan deviden karena mengalami kerugian akibat belum selesainya restrukturisasi utang.Per September 2004 perseroan masih mengalami defisiensi modal Rp 137,7 miliar sedangkan hingga akhir tahun 2004 diproyeksikan mencapai Rp 156,3 miliar."Kami berharap dengan selesainya restrukturisasi utang dan dana segar dari investor defisiensi modal bisa dihapuskan sehingga kinerja perseroan menjadi lebih baik," kata Agus.Penjualan bersih PT Voksel sampai akhir tahun 2004 diperkirakan mencapai Rp 544,5 miliar dimana pers September 2004 sebesar Rp 405,1 miliar. Sedangkan rugi bersih akhir tahun 2o04 diperkirakan Rp 40,5 miliar dibanding posisi September 2004 yang mengalami rugi bersih Rp 39,1 miliar. Untuk tahun 2005, Agus memperkirakan penjualan bersih naik 10-12,4 persen dibandingkan tahun 2004. Selain itu dengan selesainya restrukturisasi utang diharapkan perseroan sudah bisa mencatat laba bersih sebesar Rp 45 miliar.PT Voksel saat ini memiliki pangsa pasar nasional sebesar 17 persen dimana penjualan kabelnya berupa kabel listrik, kabel telpon dan kabel enamel dengan pelanggan besarnya untuk dalam negeri seperti PLN, Telkom dan Caltex. Penjualan ekspor PT Voksel pada tahun 2004 sebesar 38,8 persen dan penjualan lokal sebesar 61,2 persen. Untuk tahun 2005 komposisi ekspor diperkirakan sebesar 32,7 persen dan lokal 67,3 persen. Pemegang saham PT Voksel saat ini adalah Showa Electric Wire & Cable co ltd Japan sebesar 14,01 persen, PT Tunas Sugih Lestari sebanyak 12,12 persen, Agus Gunawan sebesar 6,78 persen dan publik sebesar 67,09 persen. (mar/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads