Saat ini sudah ada 2 investor yang tengah bersaing, dari 4 investor yang menyatakan minatnya. Namun, Garuda menginginkan harga optimal dalam penjualan Citilink.
"Maksimal (dilepas) 40%. Kalau value (nilai) tidak sesuai yang diharapkan, dari manajemen harus sesuaikan lagi. Kalau belum memberikan nilai optimum, kita lihat lagi. Tapi calonnya sudah mengerucut," jelas Direktur Utama Garuda Emirsyah Satar saat Launching Program Garuda Indonesia Discovery Our Journey to Excellence, di Auditorium Garuda City Center, Cengkareng, Jumat (9/5/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Citilink lagi sibuk pindah-pindah ke Halim, biarin sibuk dulu," ucap Emir.
Lalu apakah ingin mengakuisisi Tigerair Mandala? "Selalu kita evaluasi," jawab Emir.
Sebelumnya, Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Konstruksi dan Jasa Lain BUMN Gatot Trihargo menyebut, kinerja keuangan Citilink pada tahun 2013 masih negatif. Ini terjadi karena mahalnya harga bahan bakar, terutama akibat tingginya nilai tukar dolar AS terhadap rupiah.
"Kerugian Citilink US$ 48,48 juta," katanya.
(dnl/hds)











































