Apple Inc berencana mengakuisisi Beats Electronics senilai US$ 3,2 miliar atau di kisaran Rp 35,8 triliun. Valuasi atau nilai perusahaan Beats dinilai terlalu mahal, saham Apple pun jatuh.
Seperti mengutip data perdagangan bursa New York melalui Reuters, Sabtu (10/5/2014), saham Apple berkurang US$ 2,45 (-0,42%) ke level US$ 585,54 per lembar. Padahal pekan ini saham perusahaan yang didirikan oleh almarhum Steve Jobs ini sempat menembus US$ 600 per lembar.
Nilai akuisisi ini dianggap terlalu mahal oleh pelaku pasar. Beberapa analis menilai valuasi perusahaan Beat hanya sebesar US$ 1 miliar menurut perhitungan September lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika tidak ada aral melintang, pengumuman akuisisi ini menurut sumber tersebut akan diumumkan pekan depan. Dan jika benar jumlahnya sesuai dengan angka di atas, maka akuisisi ini nilainya termasuk yang paling besar dalam sejarah Apple.
Beats didirikan oleh produser musik Jimmy Lovine bersama penyanyi rap Dr Dre. Headphone Beats yang jadi produk unggulan mereka memang dijual dengan harga mahal namun sukses menjadi aksesoris trendi.
Sebelumnya, vendor ponsel asal Taiwan, HTC, pernah membeli sebagian saham Beats Electronics. Beberapa smartphone HTC pun dibekali teknologi Beats agar suara audionya lebih mumpuni.
Namun mungkin karena dinilai kurang mampu mengangkat penjualan HTC, saham itu dijual lagi kepada pihak Beats.
Belum jelas apa yang akan dilakukan Apple jika mereka benar benar membeli Beats, kemungkinan mereka akan menyertakan headphone atau teknologi Beats di gadgetnya.
(ang/ang)











































