Presiden Direktur MLBI Michael Chin menyebutkan, besaran dividen tersebut mencerminkan pay out ratio sebanyak 83% dari total laba bersih yang dibukukan perseroan sepanjang periode Oktober 2012-Desember 2013 sebesar Rp 1,19 triliun.
"Kita membagikan dividen sebesar Rp 970,82 miliar atau sekitar Rp 46.076 per saham," kata dia usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Senin (12/5/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sepanjang periode 15 bulan yang lalu, perseroan mencatatkan pertumbuhan pendapatan 17% menjadi Rp 3,56 triliun, dibandingkan dengan periode 15 bulan tahun sebelumnya.
Di tahun ini, perseroan memprediksi pendapatan akan melambat seiring dengan perlambatan ekonomi di Indonesia.
"Di 2014 tetap bertumbuh tapi lebih slow, karena pelambatan ekonomi. Dipengaruhi pajak naik, kenaikan BBM, kurs," ujarnya.
Sepanjang kuartal I-2014, MLBI membukukan pendapatan sebesar Rp 738,14 miliar atau tumbuh 15,5% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 638,85 miliar, sedangkan laba bersih turun 16,3% menjadi Rp 184,18 miliar.
Harga per lembar saham MLBI saat ini di pasar saham adalah Rp 1.080.000, naik Rp 9.000 dari posisi akhir pekan lalu.
(drk/dnl)











































