Menurut Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada, pelaku pasar modal lebih suka Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) yang terpilih sebagai Presiden Republik Indonesia (RI) periode lima tahun ke depan.
"Waktu masih banyak calon yang akan maju sebagai presiden, market melihat ada satu sosok yang lebih bersih dan merakyat," katanya kepada detikFinance, Senin (19/5/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Walaupun jika dilihat dari yang dikerjakan Jokowi sebagai Gubernur DKI Jakarta kan belum banyak kelihatan. Tapi masyarakat sudah melihat sejak mulai menjabat dari Wali Kota Solo sampai sekarang belum ada catatan buruk dari Jokowi," ujarnya.
Pasar juga melihat pasangan Jokowi dalam pilpres mendatang, mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK), sebagai sosok yang tepat. Ia mengatakan, ketika muncul nama JK, pasar merespons positif. Sebaliknya ketika muncul nama Puan Maharani pasar justru merespons negatif.
"Dari situ kita bisa melihat apa yang diinginkan market. Dari pergerakan market kita bisa lihat (pelaku pasar) maunya siapa? Dari awal kan market itu dukung Jokowi dan JK," ujarnya.
(ang/dnl)











































