Jika melihat data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) per 21 Mei kemarin, sejak Jokowi mendeklarasikan dirinya maju sebagai calon presiden (capres) pada Jumat 14 Maret 2014 lalu dana asing sudah masuk sebesar Rp 29 triliun.
Investor asing sepertinya berharap banyak kepada capres Joko Widodo (Jokowi). Pada waktu Jokowi menyatakan siap jadi presiden saja dana asing sebesar Rp Rp 1,45 triliun di pasar reguler dan negosiasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejak saat itu pasar terus menanti calon pendamping Jokowi. Sampai muncul nama Jusuf Kalla dan keduanya menyatakan siap jadi capres dan cawapres pada Senin 20 Mei 2012 lalu, pasar pun menyambut positif di pagi hari, namun terpaksa ditutup negatif di sore harinya setelah ada pengumuman dan pasangan capres lain.
(ang/ang)










































