Sentimen Negatif Kenaikan BBM, IHSG Turun 6,541 Poin
Senin, 20 Des 2004 16:16 WIB
Jakarta - IHSG pada perdagangan Senin (20/12/2004) ditutup turun 6,541 poin pada level 966,813. Sentimen negatif atas kenaikan BBM membuat investor banyak melakukan pelepasan saham unggulan.Indeks LQ 45 turun 0,910 poin pada level 212,714, JII turun 0,373 poin pada level 161,045, MBX turun 1,745 poin pada level 259,571 dan DBX turun 1,503 poin pada level 215,046.Perdagangan di pasar reguler mencatat transaksi sebanyak 18.538 kali transaksi pada volume 3.002.506 lot saham senilai Rp 1,131 triliun. Sebanyak 47 saham naik, 69 saham turun dan 252 saham stagnan.Saham-saham unggulan yang turun harganya di top loser diantaranya Gudang Garam turun Rp 250 menjadi Rp 13.000, HM Sampoerna turun Rp 200 menjadi Rp 6550, Astra Internasional turun Rp 150 menjadi Rp 9500, Bank Mandiri turun Rp 50 menjadi Rp 1825, BRI turun Rp 50 menjadi Rp 2475, Indosat turun Rp 50 menjadi Rp 5550. Sedangkan saham yang naik harganya di top gainer diantaranya Astra Agro Lestari naik Rp 125 menjadi Rp 3275, PGN naik Rp 50 menjadi Rp 1750, PT BA naik Rp 50 menjadi Rp 1525, Aneka Tambang naik Rp 25 menjadi Rp 1725 dan BCA naik Rp 25 menjadi Rp 2850.Menurut analis, penurunan indeks hari ini terutama disebabkan oleh sentimen negatif atas kenaikan harga BBM untuk jenis Pertamax dan elpiji hingga 50 persen. Kenaikan yang ditolak masyarakat ini dikhawatirkan bisa berlanjut pada kerusuhan. Selain itu investor juga sempat mengalami kepanikan sesaat mendengar berita ditemukannya granat meski tidak aktif di Hotel Hilton.
(qom/)











































