Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat masih dalam tren melemah. Hari ini, dolar diperdagangkan di level Rp 11.800.
Meski demikian, Agus Martowardojo, Gubernur Bank Indonesia (BI), menilai pergerakan rupiah masih dalam tahap wajar. "Masih dalam toleransi. Itu masih dalam range yang kami anggap stabil," kata Agus di Gedung DPR/MPR/DPD, Jakarta, Selasa (3/6/2014).β¬
Pandangan tersebut, lanjut Agus, didasarkan pada stabilnya sejumlah faktor fundamental. "Kami justru melihat secara cadangan devisa, kita kondisinya lebih baik dari kondisi yang sebenarnya. Jadi secara umum kondisi moneter kita dalam keadaan baik," kata Agus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dihubungi terpisah, Analis Asjaya Indosurya Securities, William Suryawijaya, mengatakan bahwa rupiah masih berpotensi berbalik arah menguat. Hal ini terutama didukung sejumlah data ekonomi yang akan di rilis dalam waktu dekat.
"Kan masih ada data yang akan dirilis, misalnya BI Rate. Jadi rupiah ini masih bisa menguat lagi menunggu data-data itu dirilis," tuturnya.
Dikutip dari Reuters, hari ini dolar sempat diperdagangkan di level tertinggi Rp 11.825. Sementara titik terendah untuk hari ini adalah Rp 11.780. (hds/hds)











































