"Laba bersih 2013 capai Rp 1,096 triliun tahun lalu Rp 792 miliar. Penetapan penggunaan laba bersih perseroan, menyetujui pembagian dividen sebesar Rp 23/lembar saham atau Rp 330 miliar," kata Direktur Utama Summarecon Johanes Mardjuki dalam Public Expose Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Cangkir Room, Gedung Klub Kelapa Gading, Jakarta, Kamis (19/06/2014).
Sedangkan laporan detil keuangan perusahaan sendiri di tahun 2013 mencatat angka positif. Pada tahun 2013 perusahaan mencatat rekor baru dengan membukukan pendapatan sebesar Rp 4,1 triliun atau meningkat 18% dibandingkan tahun sebelumnya. Laba bersih juga meningkat tajam yaitu sebanyak 38% atau senilai Rp 1,1 triliun.
Sepanjang tahun 2013, Summarecon tercatat melakukan 10 kali launching dan meraih total nilai penjualan marketing sales sebesar Rp 3,73 triliun. Pencapaian ini diperoleh di tengah kondisi perekonomian Indonesia kala itu yang menurun di mana pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya mencapai 5,8% dengan tingkat inflasi yang cukup tinggi sebesar 8,4%.
Dari sisi pendapatan usaha, unit bisnis pengembangan properti masih merupakan unit bisnis usaha yang memberikan kontribusi pendapatan tertinggi sebesar Rp 2,87 triliun (70%). Kemudian berturut-turut diikuti usaha properti investasi yang memberikan kontribusi sebesar Rp 0,88 triliun (22%) dan unit usaha rekreasi & hospitality sebesar Rp 0,35 triliun (8%).
Sedangkan dari sisi laba usaha, unit usaha pengembangan properti juga memberikan kontribusi tertinggi yaitu sebesar Rp 1,11 triliun (82%) yang diikuti oleh investasi unit usaha investasi yang memberikan kontribusi sebesar Rp 0,24 triliun (18%).
Dalam RUPS kali ini juga disepakati, perusahaan kembali mengangkat 2 anggota Direksi Perseroan yang akan berakhir masa jabatannya yaitu Liliawati Rahardjo dan Lexy Arie Tumiwa masing-masing sebagai Direktur. Lalu Esther Melyani Homan sebagai Komisaris Independen. Sehingga susunan jajaran Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan adalah sebagai berikut:
Komisaris
1. Soetjipto Nagaria sebagai Komisaris Utama,
2. Harto Djojo Nagaria sebagai Komisaris,
3. Edi Darnadi sebagai Komisaris Independen,
4. Esther Melyani Homan sebagai Komisaris Independen,
Direksi:
1. Jonanes Mardjuki sebagai Direktur Utama,
2. Liliawati Rahardjo sebagai Direktur,
3. Lexy Arie Tumiwa sebagai Direktur,
4. Soegianto Nagaria sebagai Direktur,
5. Herman Nagaria sebagai Direktur,
6. Lilies Yamin sebagai Direktur Tidak Terafiliasi,
7. Yong King Ching sebagai Direktur,
8. Adrianto Pitoyo Adhi sebagai Direktur,
9. Sharif Benyamin sebagai Direktur.
(wij/ang)











































