"Sektor keuangan Indonesia menunjukkan perkembangan yang positif. OJK senantiasa berupaya menjalankan tugas pokok dan fungsi guna menjamin stabilitas sistem keuangan," kata Deputi Komisioner Manajemen Strategis IB OJK Lucky Hadibrata saat acara Laporan Kinerja OJK Triwulan I-2014, di Gedung OJK, Jakarta, Senin (26/6/2014).
Dia menyebutkan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami peningkatan 11,6% dan ditutup pada posisi 4.768,28. Sepanjang triwulan I-2014, pembelian neto (net buy) oleh investor asing sebesar Rp 24,6 triliun. Nilai kapitalisasi pasar saham juga mengalami peningkatan sebesar 11,8% dibandingkan akhir triwulan sebelumnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara di pasar Surat Berharga Negara (SBN), imbal hasil atau yield pada kuartal I-2014 mengalami penurunan rata-rata 42 basis poin.
Sedangkan kinerja IKNB kuartal I-2014 masih menunjukkan perkembangan positif yang tercermin dari total aset yang naik sekitar 2,9% dibandingkan kuartal sebelumnya.
"Industri perbankan menghadapi kondisi likuiditas yang ketat, namun dari sisi rasio kecukupan modal (CAR) menunjukkan kinerja yang cukup baik. CAR berada pada posisi 19,8%," tandasnya.
(drk/hds)











































