Rambah Bisnis Tol, Waskita Garap Ruas Pejagan-Pemalang

Rambah Bisnis Tol, Waskita Garap Ruas Pejagan-Pemalang

- detikFinance
Rabu, 25 Jun 2014 07:06 WIB
Rambah Bisnis Tol, Waskita Garap Ruas Pejagan-Pemalang
Jakarta - PT Waskita Karya Tbk (WSKT) merambah bisnis jalan tol dengan pendirian anak usaha tol yakni PT Waskita Toll Road. Anak usaha ini nantinya berperan sebagai investor sekaligus kontraktor jalan tol.

Langkas BUMN konstruktsi tersebut merupakan strategis untuk menggenjot pendapatan di luar konstruksi.

"Iya baru jalan. Inti dasarnya kalau Waskita hanya andalkan bisnis sebagai kontraktor, pertumbuhan kita nggak bisa seperti diharapkan. Kita ingin tumbuh 20-30%," kata Direktur Utama Waskita M. Choliq kepada detikFinance, Rabu (25/6/2014).

Choliq menuturkan selama ini Waskita juga sangat terbantu oleh proyek konstruksi pemerintah. Namun APBN tahun ini banyak terjadi pemangkasan anggaran sehingga perseroan harus mencari sumber pendapatan lain.

Pria bertubuh jangkung tersebut bertutur rencana Waskita sebagai investor jalan tol bukan rencana baru. "Rencana jalan tol udah sada sejak lama. Di dalam prospektus IPO. Kita dapat dana IPO untuk spesifikasi precast, energi, realty, dan toll road," jelasnya.

Waskita selama ini sebetulnya telah masuk ke bisnis jalan tol. Emiten berkode WSKT tersebut telah berkontribusi terhadap investasi jalan Tol Depok-Antasari, jalan tol Medan-Kuala Namu-Tebing Tinggi.

Sedangkan investasi terbaru adalah membiayai dan mengerjakan Tol Pejagan-Pemalang sepanjang 57,7 kilo meter. Sebelumnya ruas Pejagan-Pemalang konsesinya dimiliki PT Pejagan Pemalang Toll Road.

"Sebetulnya investasi di jalan tol sudah ada tiga proyek. Kalau terbaru Pejagan-Pemalang itu proyek keempat," jelasnya.

Choliq menjelaskan saat ini pihaknya masih fokus sebagai perusahaan investasi dan kontraktor jalan tol. Waskita belum memiliki rencana sebagai operator jalan tol.

"Cita-cita ingin jadi operator belum terpikir. Waskita hanya bikin dan jadi pemilik pekerjaan kemudian setelah bagus baru dijual," ujarnya.

(feb/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads