Jokowi Mau Beli Saham Indosat, Profesor Ini Bilang Sulit

Jokowi Mau Beli Saham Indosat, Profesor Ini Bilang Sulit

- detikFinance
Kamis, 26 Jun 2014 14:58 WIB
Jokowi Mau Beli Saham Indosat, Profesor Ini Bilang Sulit
Jakarta - Calon presiden (capres) nomor urut 2 Joko Widodo (Jokowi) berencana membeli kembali (buyback) saham PT Indosat Tbk (ISAT) jika terpilih menjadi presiden RI periode berikutnya. Rencana Jokowi ini dinilai tidak mudah.

Hal itu diungkapkan Profesor Didin S. Damanhuri dalam diskusi ekonomi di Hotel Sahid, Jakarta, Kamis (26/6/2014). Menurut Didin pembelian kembali saham Indosat dinilai sulit karena beberapa faktor.

"Rugi besar kan (Indosat) sekarang. Mahal itu (saham Indosat) karena sudah dibeli Qatar. Nah, itu memang perlu strategi khusus, buyback tidak mudah," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, langkah Jokowi tidak salah untuk merebut kembali saham Indosat dari tangan investor asing. Apalagi, satelit milik Indosat bisa digunakan untuk kepentingan nasional.

"Sudah diingatkan sekarang banyaknya penyadapan karena kita tidak bisa mengelola telekomunikasi. Dijual itu kesalah besar," ujarnya.

Rencana buyback itu sangat mungkin dilakukan, kata Didin, tapi harus jelas dulu sumber pendanaannya. Pembelian itu juga tidak mungkin dilakukan memakai dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (ABPN).

"Buyback memungkinkan, tapi dananya dari mana? Besar sekali, tidak mungkin dari APBN. Dari BUMN tidak bisa. Bukan tidak mungkin tapi sangat sulit, harus dirumuskan," katanya

Saat ini Pemerintah Indonesia pegang 14,29% saham Indosat, sedangkan mayoritasnya dikuasai Ooredoo Asia Pte Ltd (Qatar Telecom) sebanyak 65%. Sisanya sekitar 20,71% beredar di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Jika Jokowi ingin merebut Indosat kembali jadi Badan Usaha Milik Negara (BUMN), berarti ada sekitar 65% yang bisa dibeli kembali. Kira-kira berapa harga 65% saham Indosat tersebut?

Mengacu kepada harga saham Indosat per Rabu kemarin di Rp 3.880, maka harga 65% atau 3,53 juta lembar sahamnya adalah Rp 13,6 triliun. Nilainya ini lebih tinggi dari dana yang didapat pemerintah waktu menjual 41,94% saham Indosat sebesar Rp 5,62 triliun.

(ang/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads