IHSG Bakal Bergerak Fluktuatif

Rekomendasi Saham

IHSG Bakal Bergerak Fluktuatif

- detikFinance
Jumat, 27 Jun 2014 08:29 WIB
IHSG Bakal Bergerak Fluktuatif
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin tak lagi melaju secara perlahan seperti perdagangan sebelum-sebelumnya. Berkat aksi borong saham jelang penutupan perdagangan IHSG melesat 33 poin.

Mengakhiri perdagangan, Kamis (26/6/2014), IHSG ditutup melesat 33,438 poin (0,69%) ke level 4.872,420. Sementara Indeks LQ45 ditutup melaju 7,502 poin (0,92%) ke level 822,843.

Wall Street ditutup melemah tipis menyusul pernyataan pejabat The Federal Reserve yang memberi sinyal suku bunga acuan akan naik di awal 2015. Saham-saham finansial langsung terkena aksi jual.

Pada penutupan perdagangan Kamis waktu setempat, Indeks Dow Jones berkurang 21,38 poin (0,13%) ke level 16.846,13. Indeks S&P 500 menipis 2,31 poin (0,12%) ke level 1.957,22. Indeks Komposit Nasdaq turun tipis 0,71 poin (0,02%) ke level 4.379,05.

Hari ini IHSG diperkirakan masih akan bergerak datar dan fluktuatif. Pelaku pasar masih menahan diri sampai arah situasi politik di Indonesia bisa terbaca.

Pergerakan bursa-bursa regional pagi hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 turun 36,30 poin (0,24%) ke level 15.272,19.
  • Indeks Straits Times melemah 5,64 poin (0,17%) ke level 3.272,93.

Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:
Bahana Securities
IHSG berhasil menguat 33 point (+0.69%) pada perdagangan hari Kamis. Rebound terjadi pada saat IHSG mengenai level support volume akumulasi selama sebulan terakhir dikisaran 4,840. Potensi penguatan masih terbuka hingga ke kisaran 4,900 dikarenakan adanya potensi terjadi window dressing, menjelang penutupan kuartal kedua pada hari Senin.

Dow Jones ditutup -21.4 (-0.13%) sehingga menyebabkan regional mengalami pelemahan. Pada hari ini kami memperkirakan IHSG akan bergerak mixed dengan kecenderungan untuk menguat dalam trading range 4.840 - 4.900.

Waterfront Securities
IHSG pada perdagangan Kamis 26 Juni 2014 ditutup menguat 0,69% pada level 4872. Sektor infrastruktur dan pertambangan menyumbangkan kontribusi terbesar bagi penguatan indeks. Investor asing melakukan net sell senilai Rp39,3 miliar. Indeks di bursa Wall Street ditutup melemah yang antara lain dipicu oleh data consumer spending yang mengalami kenaikan lebih rendah dari yang diperkirakan. Pengeluaran konsumen yang diperhitungkan sebagai kontributor 70% perekonomian AS naik 0,2% pada bulan Mei, lebih rendah dari estimasi yang sebesar 0,4%. Pendapatan masyarakat naik 0,4% dan tingkat tabungan meningkat pada level tertinggi selama delapan bulan terakhir. Data initial claims pekan lalu mengalami penurunan. Sementara itu Presiden The Fed St. Louis memprediksi kenaikan suku bunga The Fed yang pertama akan terjadi pada triwulan I tahun depan, seiring dengan turunnya tingkat pengangguran yang diperkirakan di bawah 6% dan naiknya laju inflasi yang diperkirakan sekitar 2% pada akhir tahu n ini. Hal ini menambah sentimen negatif di pasar. Tingkat inflasi bulan Mei naik 0,2% mom dan 1,8% yoy. Laju inflasi itu merupakan kenaikan periode 12 bulan yang terbesar sejak Oktober 2012. The Fed menargetkan inflasi pada level sekitar 2%. Untuk Indeks Harga Saham Gabungan hari ini diperkirakan bergerak cenderung mixed. IHSG bergerak pada kisaran level 4828 - 4900. Rekomendasi: KLBF, PGAS, AALI, ADRO, HRUM, PTBA, ITMG.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads