Amerika Serikat menjadi tim yang tidak diunggulkan dalam perhelatan Piala Dunia 2014 meski lolos ke fase knock out. Namun demikian, saham di Amerika Serikat naik paling besar dibanding 16 negara yang bermain di babak awal piala dunia.
Lembaga pemeringkat S&P menilai, pasar saham di AS meningkat 1,4%, tertinggi di negara-negara peserta Piala Dunia lain. Disusul Uruguay di posisi kedua dengan angka 0,2%.
Memang, tidak ada keterkaitan langsung antara sepakbola dan pasar saham. Tapi pada semangat dari kompetisi ini, begini lah bagaimana negara-negara Piala Dunia tersebut bisa dibandingkan terkait dari pasar sahamnya sejak perhelatan akbar ini dimulai, seperti dikutip dari CNN, Minggu (29/6/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk tuan rumah Brasil, tak ada kenaikan, malah mengalami penurunan 2,9%, sejak negara terbesar Amerika Latin ini menyambut para penggemar sepakbola datang dari seluruh penjuru dunia.
Saham di Argentina juga mengalami masa sulit beberapa minggu terakhir. The Merval Index di Buenos Aires anjlok 3% sejak Lionel Messi dan kawan-kawan tiba di Brazil.
Kosta rika menjadi negara yang nilai sahamnya paling anjlok sejak Piala Dunia bergulir. Pasar saham di negara yang lolos dalam fase knock-out ini anjlok 7,4%.
Berikut daftar pertumbuhan pasar saham 16 negara Piala Dunia yang lolos fase selanjutnya:
- AS 1.4%
- Uruguay 0.2%
- Meksiko 0%
- Chile -0.1%
- Aljazair -0.3%
- Kolombia -0.3%
- Belanda -0.9%
- Belgia -0.9%
- Nigeria -1.2%
- Jerman -1.3%
- Swiss -1.5%
- Perancis -2.5%
- Brazil -2.9%
- Argentina -3%
- Yunani -6.5%
- Kosta Rika -7.4%











































