Direktur BUMI Sri Dharmayanti mengatakan, sebagian besar pemegang saham yang hadir dalam RUPSLB yang digelar di Hotel Gran Melia ini menyetujui rencana tersebut. "Lebih dari 99% setuju usulan kita untuk menerbitkan saham baru," ujarnya usai menggelar rapat tersebut, Senin (30/6/2014).
Dalam kesempatan yang sama, Komisaris BUMI Anton Setianto Soedarsono menjelaskan, dengan persetujuan ini, maka perusahaan dapat menjalankan rencana perusahaan untuk menerbitkan saham baru yang ditargetkan dapat menggalang dana segar dari publik hingga sebesar Rp 8,05 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Utang tersebut diperoleh melalui Country Forest Limited (CFL) pada 18 September 2009. Pinjaman yang tersisa sebesar US$ 1,3 miliar, dari jumlah itu, US$ 600 juta di antaranya akan jatuh tempo 18 September tahun ini. Sedangkan US$ 700 juta sisanya harus dilunasi sebelum 18 September 2015.
Utang lainnya yang akan dilunasi perseroan adalah ke Castleford Investment Holdings Ltd sebesar US$ 150 juta. Pinjaman ini diperoleh pada 14 November 2013.
Utang ketiga yang akan dibayar sebesar US$ 225 juta untuk membayar sebagian guaranteed convertible bond due 2014 serta beberapa fasilitas utang BUMI kepada para kreditur lain. Surat utang tadi diterbitkan pada 5 Agustus 2009.
Rabu lalu BUMI hampir saja gagal bayar bunga obligasi senilai US$ 18 juta yang masuk tenggat waktu terakhirnya. Namun manajemen berhasil menyelesaikan pembayaran utang tepat di batas terakhir hari pembayaran.
Terkait rights issue, Sri mengatakan, eksekusi hasil keputusan ini rencananya akan dilaksanakan selambat-lambatnya September 2014.
"Harga yang disetujui RUPSLB ini Rp 250 dikalikan dengan 32,2 miliar lembar, jadi sekitar Rp 8,05 triliun," papar dia.
Dana yang diperoleh dari hasil penerbitan saham baru ini sedianya akan dipergunakan untuk membayar utang perusahaan. Sayang dirinya tak merinci berapa besar utang yang akan dilunasi.
"Saya tidak hafal detilnya, tapi teknisnya masih sama dengan prospektus. Tidak ada perubahan," kata dia.
(dnl/dnl)











































