Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tercatat di 11.890 per dolar AS. Melemah dibandingkan saat pembukaan pasar yaitu Rp 11.775 per dolar AS.
Menutup perdagangan Selasa (1/7/2014), IHSG berada di posisi 4.884,825. Menguat 6,243 poin atau 0,13%.
Sementara Indeks LQ45 ditutup 822,668. Juga menguat 2,075 poin atau 0,25%.
Sepanjang hari ini, Indeks kebanyakan terjerembab di zona merah. Titik terendah IHSG hari ini berada di 4.884,825. Baru menjelang akhir perdagangan Indeks melompat dan akhirnya ditutup di zona hijau.
Dari 10 sektor, 6 di antaranya mengalami penguatan. Sektor yang menguat paling tajam adalah barang konsumsi (0,72%). Disusul aneka industri (0,7%), manufaktur (0,62%), dan industri dasar (0,36%).
Sementara saham-saham yang banyak dilepas investor kebanyakan adalah infrastruktur, pertambangan, konstruksi, dan agrikultur. Empat sektor ini akhirnya berada di teritori negatif.
Perdagangan hari ini diwarnai 150.149 kali transaksi yang melibatkan 6,6 miliar saham dengan nilai Rp 9,67 triliun. Sebanyak 114 saham menguat, 159 saham melemah, dan 84 saham stagnan.
Berikut adalah perkembangan bursa saham di sejumlah negara Asia:
- Nikkei 225 menguat 164,1 poin (1,08%) menjadi 15,326.20
- Hang Seng melemah 30,8 poin (0,13%) menjadi 23,190.72
- Straits Times melemah 14,12 poin (0,43%) menjadi 3.241,55
Sementara sejumlah saham yang mengalami kenaikan signifikan dan masuk jajaran top gainers adalah Lion Metal Works (LION) naik Rp 750 menjadi Rp 12.000, Unilever (UNVR) naik Rp 475 menjadi Rp 29.750, dan Indocement (INTP) naik 450 menjadi Rp 23.000.
Sedangkan saham-saham yang melemah dan menjadi top losers di antaranya Astra Agro Lestari (AALI) turun Rp 875 menjadi Rp 27.300, Indo Tambangraya Megah (ITMG) turun Rp 475 menjadi Rp 26.525, dan Siloam International Hospitals (SILO) turun Rp 450 menjadi Rp 14.000.
(hds/hen)











































