Pada penutupan sesi I, IHSG berada di posisi 4.895,535. Melemah 12,739 poin (0,26%). Indeks LQ45 pun melemah 3,956 poin (0,48%) menjadi 827,179.
Dari 10 sektor saham, 7 di antaranya melemah yang dipimpin oleh aneka industri (-0,72%). Kemudian diikuti sektor keuangan (-0,59%), dan infrastruktur (-0,45%). Sementara sektor yang masih mampu menguat adalah konstruksi (0,89%), pertambangan (0,66%), dan industri dasar (0,11%).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bursa regional bergerak variatif. Investor masih menantikan data-data ekonomi dari Amerika Serikat (AS) seperti angka pengangguran.
Berikut perkembangan sejumlah bursa saham di regional Asia:
- Nikkei 225 melemah 37,6 poin (0,24%) menjadi 15.332,37
- Hang Seng melemah 23,56 poin (0,1%) menjadi 23.526,06
- Straits Times menguat 14,95 poin (0,46%) menjadi 3.278,86
Saham-saham yang menguat signifikan dan menjadi top gainers antara lain HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 500 menjadi Rp 68.000, Gowa Makassar Tourism Development (GMTD) naik Rp 400 menjadi Rp 7.100, dan J Resources (PSAB) naik Rp 330 menjadi Rp 4.500.
Sedangkan sejumlah saham yang melemah dan menjadi top losers antara lain Lion Metal Works (LION) turun Rp 500 menjadi Rp 11.500, Matahari Department Store (LPPF) turun Rp 375 menjadi Rp 14.075, dan Asra Agro Lestari (AALI) turun Rp 300 menjadi Rp 27.300.
(hds/hen)











































