Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG naik 15,961 poin (0,33%) ke level 4.921,786 kompak menguat bersama bursa-bursa regional. Meski naik tipis namun penguatan IHSG paling tinggi di antara bursa saham Asia.
Investor lokal masih getol berburu saham meski pemodal asing belum berhenti melepas saham. Indeks terus bergerak di teritori positif sampai ke posisi tertingginya hari ini di 4.955,142.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seluruh indeks sektoral berhasil kompak melenggang di zona hijau. Saham-saham unggulan berkapitalisasi besar memimpin penguatan kali ini.
Perdagangan siang hari ini berjalan ramai dengan frekuensi transaksi sebanyak 111.712 kali dengan volume 4,059 miliar lembar saham senilai Rp 3,951 triliun. Sebanyak 157 saham naik, 102 turun, dan 69 saham stagnan.
Bursa-bursa regional banyak yang jatuh ke zona merah siang hari ini akibat sentimen dari konflik di Irak yang kembali memanas. Hanya bursa saham Singapura yang masih bertahan positif.
Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Nikkei 225 menipis 7,56 poin (0,05%) ke level 15.429,57.
- Indeks Hang Seng turun 51,40 poin (0,22%) ke level 23.494,96.
- Indeks Komposit Shanghai melemah 6,96 poin (0,34%) ke level 2.052,42.
- Indeks Straits Times naik tipis 2,35 poin (0,07%) ke level 3.274,60.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Indocement (INTP) naik Rp 750 ke Rp 24.125, United Tractor (UNTR) naik Rp 575 ke Rp 23.725, Semen Indonesia (SMGR) naik Rp 550 ke Rp 15.675, dan HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 450 ke Rp 68.750.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Goodyear (GDYR) turun Rp 1.075 ke Rp 17.500, Mandom (TCID) turun Rp 500 ke Rp 16.000, Saranacentral (BAJA) turun Rp 225 ke Rp 680, dan Lionmesh (LMSH) turun Rp 200 ke Rp 7.500.
(ang/hds)










































