Analis asing sudah mulai merilis prediksi nilai tukar rupiah dengan skenario kemenangan masing-masing calon presiden (capres). Hasilnya berbeda antara satu capres dan lainnya.
Kepala Riset Valuta Asing Malayan Banking Bhd cabang Singapura, Saktiandi Supaat, menyatakan nilai tukar rupiah akan menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) jika capres nomor urut 2 Joko Widodo yang akhirnya terpilih sebagai presiden Republik Indonesia (RI) periode berikutnya.
“Nilai tukar rupiah bisa menguat menuju Rp 11.300 per dolar AS untuk kemenangan Jokowi,” kata Saktiandi dalam risetnya, Kamis (10/7/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan dua hari lalu, posisi dolar AS berada di Rp 11.630 per dolar AS. Hasil riset Analis Brown Brothers Harriman & Co. di New York, Marc Chandler, menilai pelaku pasar sudah mulai menyadari kemenangan Jokowi dan rupiah pun siap menguat. (ang/hds)











































