Meski Transaksi Sepi
Indeks Tembus Level 1003,919
Selasa, 28 Des 2004 16:24 WIB
Jakarta - IHSG pada penutupan perdagangan Rabu (28/12/2004) mencapai level tertingginya dalam sejarah bursa yakni 1003,919 dengan naik 6,401. Sebelumnya level 1000 sempat tertembus namun tidak sampai penutupan perdagangan. Indeks LQ 45 naik 1,324 poin pada level 218,235, JII naik 1,112 poin pada level 164,229, MBX naik 1,596 poin pada level 269,865 dan DBX naik 1,983 poin pada level 221,797. Meski indeks menembus level 1000, perdagangan di pasar reguler relatif berjalan normal dan tidak seramai biasanya. Transaksi yang terjadi sebanyak 15.242 kali pada volume 1.709.459 lot saham senilai Rp 715,747 miliar. Sebanyak 70 saham naik, 34 saham turun dan 263 saham stagnan. Saham-saham yang naik harganya di top gainer didominasi oleh saham-saham Semen diantaranya Semen Gresik naik Rp 400 menjadi Rp 18.300, Indocement Tunggal Prakarsa naik Rp 275 menjadi Rp 2950, BRI naik Rp 75 menjadi Rp 2850, Bank Danamon naik Rp 75 menjadi Rp 4400, BCA naik Rp 50 menjadi Rp 3025, Indosat naik Rp 50 menjadi Rp 5850 dan Pabrik Kertas Tjiwi Kimia naik Rp 75 menjadi Rp 2425. Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top loser diantaranya Astra Internasional turun Rp 100 menjadi Rp 9600, Astra Agro Lestari turun Rp 25 menjadi Rp 3125, Aneka Tambang turun Rp 25 menjadi Rp 1750, Telkom turun Rp 25 menjadi Rp 4850 dan Bumi Teknokultura turun Rp 10 menjadi Rp 45.Berlanjutnya aksi window dressing oleh investor mampu membuat indeks menembus level 1000. Investor terutama memburu saham Semen dan Perbankan. Investor memiliki keyakinan dengan naiknya peringkat utang RI akan memberikan dampak positif pada perdagangan saham tahun depan. Sementara bencana gempa dan gelombang Tsunami di Aceh hanya berdampak sesaat pada pertengahan perdagangan Selasa ini. Namun hal itu tertutupi oleh keyakinan investor akan indeks yang akan menembus level 1000.
(qom/)











































