Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka awal pekan dengan menguat tipis 8 poin setelah pekan lalu jatuh cukup dalam. Minat beli investor masih tinggi.
Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah di posisi Rp 11.605 per dollar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu di Rp 11.575 per dolar AS.
Pada perdagangan preopening, IHSG naik tipis 8,754 poin (0,17%) ke level 5.041,353. Sedangkan Indeks LQ45 menguat tipis 2,292 poin (0,27%) ke level 863,507.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi beli selektif membuat IHSG bertahan di zona hijau. Namun adanya aksi jual di saham komoditas membuat laju IHSG sedikit tertahan.
Hingga pukul 9.05 waktu JATS, IHSG menguat 11,709 poin (0,23%) ke level 5.044,691. Sementara Indeks LQ45 naik 2,598 poin (0,31%) ke level 803,813.
Akhir pekan lalu IHSG anjlok 65 poin gara-gara terkena aksi ambil untung. Posisi IHSG yang sudah tinggi dimanfaatkan investor dalam negeri untuk mencairkan keuntungan.
Sedangkan Wall Street menutup perdagangan akhir pekan di zona merah. Investor memilih wait and see menanti musim laporan keuangan yang dimulai pekan ini.
Bursa-bursa regional pagi ini rata-rata menguat didorong prediksi pertumbuhan ekonomi Tiongkok yang cukup tinggi. Hanya bursa Hong Kong yang masih melemah.
Berikut situasi di bursa-bursa Asia pagi hari ini:
- Indeks Nikkei 225 menguat 45,03 poin (0,30%) ke level 15.209,07.
- Indeks Komposit Shanghai naik 8,62 poin (0,42%) ke level 2.046,96.
- Indeks Straits Times menipis 2,02 poin (0,06%) ke level 3.291,71.
- Indeks Hang Seng tumbuh 129,24 poin (0,56%) ke level 23.362,69.











































