IHSG Bisa Menguat Terbatas

Rekomendasi Saham

IHSG Bisa Menguat Terbatas

- detikFinance
Rabu, 16 Jul 2014 08:34 WIB
IHSG Bisa Menguat Terbatas
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin kembali mendekati level 5.100 setelah melesat 49 poin. Gencarnya aksi beli di penghujung perdagangan membuat indeks naik tinggi.

Menutup perdagangan, Selasa (15/7/2014), IHSG melaju 49,758 poin (0,99%) ke level 5.070,821. Sementara Indeks LQ45 melonjak 10,258 poin (1,19%) ke level 870,462.

Wall Street berakhir di zona merah pasca pidato Gubernur The Federal Reserve Janet Yellen yang menyatakan ada beberapa sektor industri di Amerika Serikat (AS) yang perlu diwaspadai.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan Selasa waktu setempat, Indeks Dow Jones naik 5,26 poin (0,03%) ke level 17.060,68, tidal jauh dari rekor terttingginya sepanjang masa di 17.068,26 pada 3 Juli kemarin.

Sementara Indeks S&P 500 menipis 3,82 poin (0,19%) ke level 1.973,28, sekitar 12 poin di bawah rekor tertingginya sepanjang masa di 1.985,44 pada 3 Juli lalu. Sedangkan Indeks Komposit Nasdaq berkurang 24,03 poin (0,54%) ke level 4.416,39.

Hari ini IHSG diperkirakan masih bisa menguat meski dengan poin yang mulai terbatas. Aksi jual yang dilakukan investor lokal bisa mengancam IHSG jatuh ke zona merah.

Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 naik tipis 14,27 poin (0,09%) ke level 15.409,43.
  • Indeks Straits Times bertambah 0,44 poin (0,01%) ke level 3.291,42.

Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:
Bahana Securities
Pada perdagangan hari Selasa(15/7) IHSG berhasil ditutup menguat 49 poin (+1.0%) hingga ditutup di kisaran 5,070, rebound dikisaran gap 4,970–5,000. Investor asing masih melakukan pembelian bersih sebesar Rp 261 miliar dengan penyumbang pelemahan terbesar adalah saham antara lain ADHI, PTPP,
BBRI, BMRI dan UNVR.

Pada hari ini diperkirakan IHSG masih akan bergerak mixed dengan potensi untuk terjadi pelemahan. Trading range dalam kisaran 5,000-5,091. Jika dilihat dari data mingguan, IDX masih berada diatas level standar deviasi +1 dari MA20 weekly, dikisaran 4,970 yang berfungsi sebagai support untuk IHSG dan potensi penguatan masih menuju kisaran level 5,165.

Pada hari, ini saham yang dapat diperhatikan MLPL, walaupun masih bergerak downtrend, tetapi ada potensi untuk mengalami penguatan, terutama setelah menmbentuk higher low, konfirmasi jika dapat ditutup diatas level Rp 755.

Mandiri Sekuritas
Pasar saham AS bergerak mixed, seiring pernyataan Chairman The Fed yang akan mempertahankan stimulus moenter. Penguatan diapresiasi indeks Dow Jones Industrial Avg sebesar +0,03%, sedangkan indeks S&P500 melemah -0,19%.

Dari pasar Asia, pergerakan pasar saham dipengaruhi oleh data ekonomi di AS yang kurang menggembirakan. Koreksi pasar saham Asia ditunjukkan oleh indeks Nikkei 225 sebesar -0,05%. Sedangkan indeks KOSPI Composite di Korea Selatan menguat +0,21%.

Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas juga bergerak variatif. Harga minyak mentah WTI naik 0,19% ke level US$100,15 per barel. Di sisi lain, harga emas Comex terkoreksi -0,04% ke posisi US$1.296,60 per troy ounce.

Dari dalam negeri, dana asing semakin deras masuk ke pasar modal Indonesia dan memberikan sentimen positif bagi pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG). Sementara itu, Bank Indonesia (BI) memperkirakan inflasi Juli 2014 akan berkisar antara 0,8% - 1,2%. Hal ini terjadi seiring adanya kenaikan harga, menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Menurut Analis Teknikal Mandiri Sekuritas, IHSG diperdagangkan di atas EMA 200 hari. Indeks bergerak menguat selama perdagangan hari kemarin. Indicator RSI di area overbought dan potensi pasar sudah jenuh beli. Hari ini indeks masih akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat terbatas. Indeks akan bergerak di kisaran support 5.045 dan resistance 5.083.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads