Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 11 poin dan berusaha menembus kembali level 5.100. Minat beli investor asing dan lokal kembali muncul.
Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah ke level Rp 11.810 per dollar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 11.725 per dolar AS.
Pada perdagangan preopening, IHSG naik tipis 5,449 poin (0,11%) ke level 5.076,270. Sedangkan Indeks LQ45 menguat tipis 1,426 poin (0,16%) ke level 871,888.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indeks langsung melesat tinggi di awal perdagangan. Saham-saham unggulan rata-rata menguat berkat aksi beli investor.
Hingga pukul 9.05 waktu JATS, IHSG bertambah 18,577 poin (0,37%) ke level 5.089,398. Sementara Indeks LQ45 tumbuh 4,560 poin (0,52%) ke level 875,964.
Kemarin IHSG kembali mendekati level 5.100 setelah melesat 49 poin. Gencarnya aksi beli di penghujung perdagangan membuat indeks naik tinggi.
Wall Street berakhir di zona merah pasca pidato Gubernur The Federal Reserve Janet Yellen yang menyatakan ada beberapa sektor industri di Amerika Serikat (AS) yang perlu diwaspadai.
Bursa-bursa di Asia pagi ini bergerak mix cenderung menguat. Prediksi pertumbuhan ekonomi regional yang cukup baik mendorong aksi beli.
Berikut situasi di bursa-bursa regional pagi hari ini:
- Indeks Nikkei 225 naik tipis 14,27 poin (0,09%) ke level 15.409,43.
- Indeks Hang Seng menguat tipis 20,66 poin (0,09%) ke level 23.480,62.
- Indeks Komposit Shanghai menipis 0,75 poin (0,04%) ke level 2.069,61.
- Indeks Straits Times bertambah 0,44 poin (0,01%) ke level 3.291,42.











































