Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG naik 14,577 poin (0,29%) ke level 5.128,507 berkat maraknya sentimen positif dari pasar luar negeri. Saham-saham unggulan banyak yang menguat.
Sesaat setelah pembukaan perdagangan, minat beli investor masih terlihat. Namun posisi IHSG yang sudah naik tinggi menggoda investor untuk lepas saham.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indeks hanya sempat naik hingga ke posisi tertingginya hari ini di 5.136,778 sebelum akhirnya terjerembab ke teritori negatif. Sembilan sektor pun terkena koreksi, hanya sektor aneka industri yang masih bisa menguat.
Perdagangan siang hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi sebanyak 126.539 kali dengan volume 3,197 miliar lembar saham senilai Rp 2,461 triliun. Sebanyak 120 saham naik, 132 turun, dan 90 saham stagnan.
Berikut situasi di bursa-bursa Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Nikkei 225 naik tipis 10,35 poin (0,07%) ke level 15.389,65.
- Indeks Hang Seng turun 55,07 poin (0,23%) ke level 23.468,21.
- Indeks Komposit Shanghai anjlok 16,69 poin (0,81%) ke level 2.050,59.
- Indeks Straits Times melemah 4,31 poin (0,13%) ke level 3.300,12.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Gudang Garam (GGRM) naik Rp 650 ke Rp 54.350, HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 500 ke Rp 69.500, United Tractor (UNTR) naik Rp 300 ke Rp 23.600, dan J Resources (PSAB) naik Rp 300 ke Rp 4.725.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Matahari (LPPF) turun Rp 900 ke Rp 14.550, Unilever (UNVR) turun Rp 500 ke Rp 30.750, Indocement (INTP) turun Rp 275 ke Rp 25.825, dan Semen Indonesia (SMGR) turun Rp 275 ke Rp 16.775.
(ang/hds)
