Pada Selasa (17/7/2014), IHSG ditutup di posisi 5.071,202. Melemah 42,728 poin (0,84%). Indeks LQ45 juga melemah 7,091 (0,81%) menjadi 869,936.
Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) berada di posisi Rp 11.700 per dolar AS. Melemah dibandingkan posisi pembukaan pasar yaitu Rp 11.655 per dolar AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seluruh sektor saham melemah dalam perdagangan hari ini. Pelemahan terdalam dialami oleh sektor perdagangan yang mencapai 1,78%. Kemudian disusul industri dasar (1,72%), konstruksi (1,61%), dan pertambangan (1,25%).
Perdagangan hari ini melibatkan 247.046 kali transaksi dari 7,05 miliar unit saham senilai Rp 5,78 triliun. Terdapat 92 saham yang menguat, 208 saham turun, dan 74 saham stagnan.
IHSG bergerak mengikuti bursa regional, yang variatif cenderung melemah akibat aksi ambil untung setelah rally penguatan beberapa hari terakhir. Berikut perkembangan sejumlah bursa saham di regional Asia:
- Nikkei 225 turun 9,04 poin (0,06%) menjadi 15.370,26
- Hang Seng turun 2,41 poin (0,01%) menjadi 23.520,87
- Straits Times turun 2,87 poin (0,09%) menjadi 3.301,56
Saham-saham yang melemah dan menjadi top loser di antaranya adalah Matahari Department Store (LPPF) turun Rp 850 menjadi Rp 14.600, Semen Indonesia (SMGR) turun Rp 500 menjadi Rp 16.550, dan Indocement (INTP) turun Rp 450 menjadi Rp 25.650.
(hds/hen)











































