Kalau Jokowi Unggul di Atas 4%, Dolar Bisa Keok ke Rp 11.200

Kalau Jokowi Unggul di Atas 4%, Dolar Bisa Keok ke Rp 11.200

- detikFinance
Selasa, 22 Jul 2014 12:02 WIB
Kalau Jokowi Unggul di Atas 4%, Dolar Bisa Keok ke Rp 11.200
Jakarta - Sampai saat ini, data real count dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) masih memperlihatkan keunggulan pasangan Capres-cawapres Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK), terhadap pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Bila Jokowi unggul di atas 4%, maka dolar AS akan keok.

Kepala Ekonom Standard Chartered Bank Fauzi Ichsan mengatakan, keunggulan di atas 4% itu bakal membuat posisi Jokowi aman, dan kecil kemungkinan digugat oleh Mahkamah Konstitusi (MK).

"Bila di atas 4%, belum tentu MK mau menerima gugatan. Jadi yang diinginkan investor asing adalah selisih keunggulan Jokowi atas Prabowo di atas 4%," ujar Fauzi, Selasa (22/7/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kemudian, selain selisih di atas 4%, investor asing juga berharap tidak akan ada kerusuhan dalam pengumuman hasil rekapitulasi KPU hari ini.

"Selanjutnya, investor juga ingin Jokowi memperbesar koalisinya di DPR. Sekarang koalisi Jokowi di DPR mewakili 37%. Kalau Golkar pindah haluan, itu akan membuat koalisi Jokowi mayoritas di DPR dan bisa merealisasikan kebijakan-kebijakannya. Ini akan diapresiasi oleh investor," papar Fauzi.

Dia mengatakan, Jokowi bisa menang di atas 4% hari ini, maka dolar akan turun menjadi Rp 11.300 hingga Rp 11.200. Meskipun Bank Indonesia (BI) akan menjaga agar penguatan rupiah tidak terlalu drastis.

Data terakhir real count KPU pukul 11.40 WIB, posisi pasangan Prabowo-Hatta 47,58%, sedangkan Jokowi-JK adalah 52,42%. Dolar bergerak di kisaran Rp 11.500.

(dnl/ang)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads