Setelah pernyataan Prabowo tersebut, pasar keuangan bereaksi. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok hingga 2%. Nilai tukar rupiah pun turut melemah.
Berdasarkan data Reuters, dolar diperdagangkan di posisi Rp 11.580. Melemah dibandingkan saat pembukaan pasar yaitu Rp 11.515. Menurut data Mega Capital, dolar diperdagangkan di posisi Rp 11.654.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Eric Alexander Sugandi, Ekonom Standard Charterd Bank, menilai pelaku pasar merasakan ketidakpastian akibat pernyataan Prabowo. "Pasar mengalami uncertainty. Market masih akan melihat langkah apa yang akan diambil Prabowo atas hasil pilpres di KPU," katanya kepada detikFinance, Selasa (22/7/2014).
Meski demikian, lanjut Eric, masih ada sisi positif dari pelaksanaan pilpres kali ini yaitu tidak ada konflik. "Mungkin kalau demo ada, tapi nggak sampai rusuh. Kemungkinannya kecil karena Pak Prabowo sudah pernah menyatakan lebih akan menempuh langkah hukum bukan kekerasan. Apalagi polisi dan tentara sudah siaga I. Gerindra juga pasti dia menjaga reputasi partainya," paparnya.
(hds/dnl)











































