Pembukaan pasar saham Arab Saudi kepada investor asing ini merupakan bagian dari reformasi negara kaya minyak tersebut.
"Bursa saham kami akan mulai menerima institusi keuangan asing yang ingin berinvestasi saham di paruh pertama 2015, Insha Allah," ujar otoritas Bursa Arab Saudi dalam keterangan tertulis seperti dikutip Reuters, Rabu (23/7/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Reformasi ekonomi ini sudah berjalan beberapa tahun di Arab Saudi. Reformasi ekonomi ini berjalan lambat karena banyaknya pertimbangan dalam menerima dana asing yang akan masuk. Salah satunya adalah yang dikhawatirkan adalah dominasi asing di perusahaan minyak setempat.
Selama ini investor asing sudah bisa membeli saham melalui pasar modal tapi hanya dalam jumlah kecil oleh investor ritel. Orang asing dibatasi hanya boleh menguasai 5% kepemilikan saham saja di satu perusahaan.
Potensi masuknya investor asing ke Arab Saudi masih sangat besar berkat pertumbuhan ekonominya yang cutup tinggi. International Monetary Fund (IMF) memprediksi pertumbuhan economi Arab Saudi bisa mencapai 4,6%.
(ang/dnl)











































