Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan penguatan kemarin mengekor hijaunya bursa regional. Posisi IHSG sudah jenuh beli tapi investor masih terus berburu saham.
Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah di Rp 11.520 per dollar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 11.490 per dolar AS.
Pada perdagangan preopening, IHSG menguat 16,768 poin (0,33%) ke level 5.109,998. Sedangkan Indeks LQ45 naik 4,388 poin (0,50%) ke level 877,731.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi beli terjadi di seluruh sektor yang ada di lantai bursa. Saham-saham komoditas dan infrastruktur jadi incaran pelaku pasar.
Hingga pukul 9.05 waktu JATS, IHSG melaju 17,959 poin (0,35%) ke level 5.111,189. Sementara Indeks LQ45 menanjak 4.113 poin (0,47%) ke level 877,456.
Kemarin IHSG hanya naik tipis 9 poin selepas kemenangan pasangan Jokowi-JK di Pemilu 2014. Investor mulai mengambil untung atas investasinya yang sudah ditanam sebelum Pilpres.
Saham-saham di Wall Street rata-rata berakhir menguat. Indeks S&P 500 berakhir dengan rekor baru berkat lonjakan saham Apple Inc.
Bursa-bursa regional pagi hari ini kompak menguat setelah dapat sentimen Wall Street yang mencetak rekor baru semalam. Poin yang dicetak pagi ini belum terlalu tinggi.
Berikut situasi di bursa-bursa regional pagi hari ini:
- Indeks Nikkei 225 naik 20,92 poin (0,14%) ke level 15.349,48.
- Indeks Hang Seng menguat 76,52 poin (0,32%) ke level 24.048,39.
- Indeks Komposit Shanghai tumbuh 6,05 poin (0,29%) ke level 2.084,54.
- Indeks Straits Times bertambah 6,45 poin (0,19%) ke level 3.347,15.











































