IHSG Masih Berpeluang Menguat

Rekomendasi Saham

IHSG Masih Berpeluang Menguat

- detikFinance
Jumat, 25 Jul 2014 08:48 WIB
IHSG Masih Berpeluang Menguat
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin melewati perdagangan yang fluktuatif dengan rentang yang tidak terlalu lebar. Indeks pun berakhir stagnan.

Mengakhiri perdagangan, Kamis (24/7/2014), IHSG ditutup naik tipis 5,411 poin (0,11%) ke level 5.098,641. Sementara Indeks LQ45 ditutup menipis 0,644 poin (0,07%) ke level 872,699.

Wall Street berakhir datar di tengah perdagangan yang sepi. Laporan kinerja emiten yang bervariasi mampu mendorong Indeks S&P 500 kembali cetak rekor tertinggi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan Kamis waktu setempat, Indeks Dow Jones menipis 2,83 poin (0,02%) ke level 17.083,80. Indeks S&P 500 bertambah 0,97 poin (0,05%) ke level 1.987,98, hair keduanya mencektak rekor tertinggi.

Indeks Komposit Nasdaq berkurang 1,59 poin (0,04%) ke level 4.472,11. Indeks S&P 500 sempat menyentuh rekor intraday tertinggi sepanjang masa di 1.991,39.

Hari ini IHSG diperkirakan masih bisa menguat di perdagangan terakhirnya sebelum Hari Raya Idul Fitri. Namun waspada juga aksi ambil untung oleh investor domestik.

Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 naik 86,17 poin (0,56%) ke level 15.370,59.
  • Indeks Straits Times menipis 1,46 poin (0,04%) ke level 3.352,43.

Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:
Trust Securities
Meski sempat diwarnai pelemahan karena aksi profit taking yang sebelumnya telah kami sampaikan bahwa IHGS masih ada potensi menguat tipis meski akan diselingi aksi-aksi profit taking yang dapat membuat penguatan yang terjadi akan terbatas, laju IHSG akhirnya dapat berakhir di zona positif. Seperti perkiraan kami sebelumnya juga dimana penguatan yang terjadi memang terbatas setelah terealisasinya ekspektasi pasar terhadap hasil final keputusan KPU. Di sisi lain, jelang libur panjang Lebaran dan penantian akan rilis kinerja dari para emiten turut membuat penguatan IHSG menjadi terbatas. Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level 5119,49 (level tertingginya) di awal sesi 1 dan menyentuh level 5080,06 (level terendahnya) di mid sesi 2 dan berakhir di level 5098,64. Volume perdagangan dan nilai total transaksi turun. Investor asing mencatatkan nett buy dengan penuruann nilai transaksi beli dan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett buy.

Pada perdagangan Jumat (25/7) IHSG diperkirakan akan berada pada rentang support 5050-5065 dan resisten 5109-5135. Spinning mendekati middle bollinger band (MBB ). MACD masih tertahan kenaikannya dengan histogram positif yang memendek. RSI, Stochastic, dan William’s %R naik terbatas. Laju IHSG gagal mendekati kisaran target resisten (5125-5145) dan sempat turun meski tidak masuk target support (5035- 5050). Meski aksi profit taking masih ada dan berpotensi mengurangi peluang kenaikan lanjutan IHSG namun, masih terjaganya laju IHSG diharapkan dapat membuatnya bertahan di zona hijau. Penguatan terbatas masih dimungkinkan jelang libur Lebaran namun, tetap mewaspadai aksi-aksi profit taking tersebut.

Bahana Securities
Pada perdagangan hari Kamis (24/7),IHSG ditutup menguat 5 poin (+0.1%) hingga ditutup di kisaran 5,098 masih di kisaran standar deviasi +1 dari MA20 dan resistance di kisaran 5,165. Investor asing melakukan pembelian bersih sebesar Rp 387 miliar dengan penyumbang pelemahan terbesar adalah saham TLKM dan saham pertambangan.

Pada hari ini diperkirakan IHSG masih akan bergerak mixed dengan potensi untuk terjadi pelemahan. Trading range dalam kisaran 5,070-5,165. Jika dilihat dari data mingguan, IDX telah mencapai level upper bollinger band dan support mingguan berada di kisaran standar deviasi +1 dari MA20 weekly
dikisaran 5,030.

Pada hari, ini saham yang dapat diperhatikan INCO, dikarekan saham ini akan masuk LQ45 dan telah menembus level upper bollinger band, sehingga ada potensi untuk terjadi rally.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads