Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI untuk Federasi Rusia dan Republik Belarusia Djauhari Oratmangun hari ini berkunjung ke Bursa Efek Indonesia (BEI). Tujuannya dalam rangka Sharing Session Perkembangan Geoekonomi dan Geopolitik Rusia. Acara ini dihadiri oleh beberapa Direksi BEI dan perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Direktur BEI Uriep Budhi Prasetyo mengatakan, acara ini mengulas bagaimana distribusi dan potensi investor Rusia untuk bisa masuk pasar modal Indonesia. Menurut Uriep, peta kekuatan Rusia penting untuk politik dan ekonomi Indonesia.
"Pada kesempatan ini, saya ucapkan selamat datang kepada pak Djauhari yang datang ke pertama kali ke BEI. Rusia punya distribusi dan potensi untuk bisa masuk ke pasar modal Indonesia, peta Rusia penting dalam hal ekonomi politik," ujar Uriep dalam sambutannya di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (25/7/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Indonesia nomor 10 pertumbuhan ekonomi terbesar di dunia. Pertama AS, Tiongkok, India, Jepang, Jerman, Rusia, Brasil, Prancis, Britania Raya, kemudian Indonesia. Investasi Rusia di Indonesia mudah-mudahan bagus. Memang sejak pertemuan di Moskow beberapa waktu lalu, terus ada pertemuan intensif. Saya ke sini cuti, untuk lebaran. Baru sampai pukul 01.00 WIB pagi. Saya pertama kali ke sini, saya senang baca quote dari Bung Karno di sini," kata Djauhari.
(drk/ang)










































