IHSG Lengser dari 5.100 Gara-gara Profit Taking

Sesi I

IHSG Lengser dari 5.100 Gara-gara Profit Taking

- detikFinance
Jumat, 25 Jul 2014 11:40 WIB
IHSG Lengser dari 5.100 Gara-gara Profit Taking
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpaksa lengser dari level 5.100 gara-gara aksi ambil untung. Posisi IHSG yang sudah overbought (jenuh beli) langsung jadi kesempatan untuk melepas saham.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG naik tipis 5,915 poin (0,12%) ke level 5.104,556. Aksi beli selektif masih dilakukan investor.

Tak lama berselang, aksi jual mulai muncul dan membuat indeks terjatuh ke zona merah. Indeks pun selanjutnya bergerak datar sebelum akhirnya meluncur ke titik terendahnya di 5.059,992.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan Sesi I, Jumat (25/7/2014), IHSG turun 18,465 poin (0,36%) ke level 5.080,176. Sementara Indeks LQ45 melemah 5,158 poin (0,59%) ke level 867,541.

Indeks memang sudah naik cukup tinggi dalam waktu singkat, awal Juli saja masih berada di kisaran 4.900 dan sekarang sudah di atas 5.000. Aksi ambil untung ini banyak dilakukan investor domestik.

Saham-saham unggulan jadi sasaran aksi jual, seperti di sektor konsumer dan perbankan. Dua sektor masih bisa menguat, yaitu sektor pertambangan dan perdagangan.

Perdagangan siang hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi sebanyak 143.437 kali dengan volume 3,03 miliar lembar saham senilai Rp 2,963 triliun. Sebanyak 121 saham naik, 128 turun, dan 76 saham stagnan.

Bursa-bursa saham regional bergerak mix sampai siang hari ini. Beberapa ada yang kena aksi ambil untung karena bursa Asia sudah menguat sejak awal pekan ini.

Berikut situasi di bursa-bursa Asia hingga siang hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 menguat 88,70 poin (0,58%) ke level 15,373.12.
  • Indeks Hang Seng menipis 12,12 poin (0,05%) ke level 24.129,38.
  • Indeks Komposit Shanghai naik 10,47 poin (0,50%) ke level 2.115,53.
  • Indeks Straits Times turun 10,33 poin (0,31%) ke level 3.343,56.

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Gudang Garam (GGRM) naik Rp 1.100 ke Rp 54.250, Bukit Asam (PTBA) naik Rp 325 ke Rp 11.450, J Resources (PSAB) naik Rp 275 ke Rp 5.025, dan Bank Ekonomi (BAEK) naik Rp 200 ke Rp 1.800.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain SMART (SMAR) turun Rp 300 ke Rp 6.350, Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 275 ke Rp 10.175, Unilever (UNVR) turun Rp 250 ke Rp 30.900, dan Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 225 ke Rp 26.200.

(ang/hds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads