Potensi Investasi Rusia di Indonesia Capai Rp 55 Triliun

Potensi Investasi Rusia di Indonesia Capai Rp 55 Triliun

- detikFinance
Jumat, 25 Jul 2014 14:08 WIB
Potensi Investasi Rusia di Indonesia Capai Rp 55 Triliun
Jakarta - Indonesia merupakan salah satu negara tujuan investasi yang dilirik Rusia. Potensi dana investasi Rusia untuk masuk ke Indonesia cukup besar mencapai sekitar US$ 5,5 miliar (Rp 55 triliun).

Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI untuk Federasi Rusia dan Republik Belarusia Djauhari Oratmangun mengatakan, Indonesia dinilai Rusia sebagai salah satu negara yang potensial untuk tujuan investasi.

"Mereka ini melihat, bahwa potensi Indonesia untuk orang Rusia itu luar biasa, ini peluang yang harus kita tangkap," ungkap Djauhari saat ditemui di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (25/7/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menjelaskan, saat ini cukup banyak investor Rusia yang tengah menjajaki untuk berinvestasi di Indonesia. Misalnya, investasi di bidang transportasi seperti kereta api di Kalimantan Barat dengan panjang 198 km, nilainya mencapai US$ 2,5 miliar. Ada juga potensi investasi di industri alumina yang nilainya mencapai US$ 3 miliar.

"Itu ada investasi di jalur kereta api, itu ada di Kalimantan Barat dengan panjang 198 KM dengan investasi US$ 2,5 milliar dan mudah-mudahan dalam waktu singkat akan groundbreaking, dan investasi untuk alumina itu sekitar US$ 3 miliar. Pemilik perusahaan alumina akan berkunjung kesini, awal Agustus, itu sudah 6 kali ke sini," terang dia.

Lebih jauh dia menjelaskan, meskipun Indonesia dinilai sebagai negara yang potensial untuk tujuan investasi, namun Indonesia perlu lebih agresif dalam menjaring banyak investor masuk ke dalam negeri. Pasalnya, negara-negara tetangga sudah mulai agresif dalam menarik investor-investor asing.

"Harus bersaing juga dengan negara tetangga kita yang lebih agresif. Tapi saya juga inginkan agar pengusaha-pengusaha kita lebih agresif melihat Rusia sebagai negara potensial agar bisa investasi ke Indonesia," kata Djauhari.

Dia menyebutkan, Indonesia ke depan masih akan menjadi negara tujuan investasi dunia. Angka investasi yang terus meningkat menjadi cerminan jika Indonesia masih diminati banyak investor.

"Apalagi investasi di Indonesia kuartal II-2014 juga luar biasa yang diumumkan oleh kepala BKPM Rp 112 triliun, besar banget. Dalam konteks itu, Rusia di dalam situ. Mudah-mudahan ke depan semakin signifikan," ujarnya.

"Pengusaha Rusia juga sangat signifikan ke sini, bulan Februari kemarin itu 40 pengusaha, Maret itu sekitar 50. Itu yang bergrup. Dan sebelum kesini ,saya bertemu beberapa orang individu yang konglomerat di sana akan ke sini dalam waktu dekat. Mudah-mudahan Agustus, September, Oktober sampai Desember ke sini," pungkas dia.

(drk/ang)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads