Musim laporan keuangan kali ini sudah memberikan sentimen positif kepada pergerakan pasar. Namun, setelah ada beberapa kinerja keuangan yang di bawah ekspektasi pasar, seperti Boeing dan Caterpillar, aksi jual pun mulai terjadi.
Yang terbaru adalah kinerja Amazon dan Visa. Saham Amazon anjlok 9.6% ke level US$ 324,01 dan menjadi saham yang jatuh paling dalam di Indeks S&P 500.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Musim laporan keuangan sampai saat ini sudah sejalan (dengan prediksi analis), tapi ketika ada kinerja perusahaan raksasa yang mengecewakan, maka akan ada koreksi juga," kata Lawrence Glazer, analis dari Mayflower Advisors di Boston, seperti dikutip Reuters, Sabtu (26/7/2014).
Pada penutupan perdagangan Jumat waktu setempat, Indeks Dow Jones melemah 123,23 poin (0,72%) ke level 16.960,57, Indeks S&P 500 kehilangan 9,64 poin (0,48%) ke level 1.978,34, dan Indeks Komposit Nasdaq turun 22,54 poin (0,5%) ke level 4.449,56.
Dalam sepekan ini Indeks Dow Jones turun 0,8%, Indeks S&P 500 datar, sementara Indeks Komposit Nasdaq naik 0,4% menguat dua pekan berturut-turut. Sebanyak 4,95 miliar lembar salaam diperdagangkan di Bursa New York, lebih rendah dari rata-rata harian 5,56 miliar lembar.
(ang/ang)











































