Perolehan laba ini diikuti oleh laba per saham di semester I-2014 sebesar US$ 8,28. Sementara itu, di semester I-2013 masih tercatat rugi sebesar US$ 12,25 per saham.
Demikian disampaikan perseroan dalam keterbukaan informasinya kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), seperti dikutip detikFinance, Minggu (3/8/2014).
Â
Pencapaian laba ini didorong oleh perolehan laba atas pelepasan investasi pada entitas anak usaha senilai US$ 754,607 juta. Sehingga laba sebelum pajak menjadi US$ 352,28 juta di semester I-2014, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang masih rugi US$ 227,68 juta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Â
Meski demikian, pendapatan perseroan di semester I-2014 tercatat mengalami penurunan sekitar 15% menjadi US$ 1,58 miliar dibandingkan pendapatan di periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai US$ 1,86 miliar.
Â
Beban pokok pendapatan juga tercatat menurun dari US$ 1,48 miliar di semester I-2013 menjadi US$ 1,29 miliar pada semester I-2014. Laba bruto di semester I-2014 tercatat US$ 314 juta, lebih rendah dari semester I-2013 yang mencapai US$ 373 juta.
Â
Aset BUMI hingga juni 2014 tercatat sebesar US$ 6,76 miliar, sedangkan kas dan setara kas sebesar US$ 48,66 juta. Perseroan juga membukukan liabilitas senilai US$ 7,007 miliar, lebih rendah dari tahun sebelumnya sebesar US$ 7,306 miliar. Namun, ekuitas perseroan masih tercatat minus US$ 242,5 juta.
(drk/hen)











































