IHSG Diprediksi Jatuh ke Zona Merah

Rekomendasi Saham

IHSG Diprediksi Jatuh ke Zona Merah

- detikFinance
Senin, 04 Agu 2014 08:52 WIB
IHSG Diprediksi Jatuh ke Zona Merah
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menipis 9 poin menutup perdagangan terakhirnya sebelum Hari Raya Idul Fitri. Aksi ambil untung cukup sarat dilakukan investor domestik.

Menutup perdagangan akhir pekan, Jumat (25/7/2014), IHSG menipis 9,839 poin (0,19%) ke level 5.088,802. Sementara Indeks LQ45 berkurang 4,402 poin (0,50%) ke level 868,297.

Akhir pekan lalu saham-saham di bursa Wall Street AS berakhir turun dan berada di zona merah, Meskipun data tenaga kerja dan pendapatan perusahaan di bursa positif.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada perdagangan Jumat waktu setempat, Indeks Dow Jones Industrial Average turun 69,93 poin (0,42%) ke level 16.493,37. Sementara Indeks S&P500 turun 5,52 poin (0,29%) ke level 1.925,15. Lalu Indeks Nasdaq turun 17,13 poin (0,39%) ke level 4.352,64.

Hari ini IHSG diperkirakan akan membuka perdagangan di zona merah. Maraknya sentimen negatif dari luar negeri akan menyeret IHSG bergerak ke bawah.

Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 menipis 16,64 poin (0,11%) ke level 15.506,47.
  • Indeks Straits Times melemah 14,90 poin (0,45%) ke level 3.329,52.

Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:
Trust Securities
Apes nasib IHSG di akhir pekan jelang libur Lebaran yang harus berakhir di zona merah seiring pelemahan Rupiah. Padahal laju bursa saham Asia sedang hijau dan asing masih mencatatkan nett buy. Tetapi, sepertinya pelaku pasar lokal yang lebih agresif untuk jualan. Tampaknya Mudik Syndrom (mulai tidak fokus di pasar karena lebih memikirkan liburan) terjadi dimana lebih memilih mengamankan posisi karena khawatir nantinya sepanjang libur Lebaran ada sentimen-sentimen negatif yang mungkin saja muncul. Jadi pelemahan tersebut lebih dikarenakan kecenderungan untuk mengamankan portofolio. Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level 5110,17 (level tertingginya) di awal sesi 1 dan menyentuh level 5059,99 (level terendahnya) di mid sesi 1 dan berakhir di level 5088,80. Volume perdagangan dan nilai total transaksi naik. Investor asing mencatatkan nett buy dengan penuruann nilai transaksi beli dan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett sell.

Pada perdagangan Senin (4/8) IHSG diperkirakan akan berada pada rentang support 5045-5064 dan resisten 5102-5115. Hammer menjauhi upper bollinger band (UBB ). MACD cenderung mengalami penurunan dengan histogram positif yang memendek. RSI, Stochastic, dan William’s %R mulai berbalik turun. Laju IHSG mampu masuk dalam kisaran target resisten (5109-5135) dan sempat turun ke target support (5050-5065). IHSG akan dihadapkan pada sentimen dari rilis data-data BPS di awal bulan dan imbas sell-off bursa saham global. Meski diharapkan dapat menguat terbatas namun, tetap mewaspadai imbas sell-off dari bursa saham global seiring kurang baiknya kondisi yang ada.terbatas masih dimungkinkan jelang libur Lebaran namun, tetap mewaspadai aksi-aksi profit taking tersebut.

Mandiri Sekuritas
Pasar saham AS bergerak melemah, seiring turunnya sebagian besar saham di sembilan sektor bursa Paman Sam. Pelemahan dialami oleh indeks Dow Jones Industrial Avg sebesar -0,42% dan indeks S&P500 sebesar -0,29%.

Dari pasar Asia, pergerakan pasar saham dipengaruhi oleh konflik di Gaza, Irak dan Suriah yang tak kunjung mereda. Koreksi pasar saham Asia ditunjukkan oleh indeks Nikkei 225 sebesar -0,44% dan indeks KOSPI Composite di Korea Selatan yang terkoreksi -0,08% pada perdagangan pagi ini.

Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas bergerak mixed. Harga minyak mentah WTI turun -0,33% ke level US$97,88 per barel. Sedangkan harga emas Comex menguat +0,97% ke posisi US$1.294,80 per troy ounce.

Dari dalam negeri, investor menanti rilis data inflasi dan neraca perdagangan Indonesia yang akan diumumkan oleh Biro Pusat Statistik (BPS). Di sisi lain, kinerja semester I perusahaan tercatat (emiten) di Bursa Efek Indonesia (BEI) juga masih menjadi fokus perhatian pasar.

Menurut Analis Teknikal Mandiri Sekuritas, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperdagangkan di
atas EMA 200 hari. Indeks memasuki fase konsolidasi menyusul jenuh beli. Indeks berpotensi melemah dan menyentuh support terdekat di level 5.018. Hari ini Indeks akan bergerak mixed to down, dan berada di kisaran support 4.998 dan resistance 5.132.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads