BBJ Targetkan Laba 2004 Rp 2 M

BBJ Targetkan Laba 2004 Rp 2 M

- detikFinance
Jumat, 31 Des 2004 14:06 WIB
Jakarta - BBJ (Bursa Berjangka Jakarta) menargetkan perolehan laba bersih tahun 2004 bisa mencapai Rp 2 miliar atau lebih tinggi dari target dalam RKAT 2004 sebesar Rp 900 juta. Tahun 2003 lalu, laba bersih BBJ mencapai Rp 11 juta yang diluar perkiraan semula yang rugi Rp 600 juta."Melihat perkembangan transaksi yang terjadi di BBJ yang meningkat cukup tajam, saya optimis laba bersih tahun 2004 bisa mencapai Rp 2 miliar. Itu baru diumumkan sekitar Pebruari," kata Dirut BBJ Hasan Zein Mahmud dalam jumpa pers akhir tahun yang berlangsung di Kantornya Plasa BBD, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Jumat (31/12/2004).Sepanjang tahun 2004, jumlah kontrak yang diperdagangkan sebanyak 112 kontrak atau meningkat dibanding tahun 2003 sebanyak 26 kontrak. Begitu pula volume transaksi meningkat dari 336.430 lot selama tahun 2003 menjadi 995.510 lot. Sedangkan dilihat dari transaksi rata-rata harian tahun 2004 meningkat menjadi 3.829 lot yang melampaui target semula sebesar 3000 lot. Sedangkan tahun 2003 sebesar 1.294 lot. Perusahaan pialang juga bertambah dari 24 tahun 2003 menjadi 46 pada tahun 2004, wakil pialang dari 234 pialang menjadi 487 pialang. Menurut Hasan peningkatan ini karena mulai banyaknya investor yang mengerti akan perdagangan berjangka terutama untuk sektor keuangan dimana seperti kontrak forex, indeks dan non keuangn lainnya menyumbang 80 eprsen kontribusi pendapatan BBJ. Sedangkan sisanya berasal dari kontrak komoditas seperti CPO, Olein dan emas. Untuk tahun 2005 BBJ akan mencanangkan tahun pelayanan untuk menjaring lebih banyak investor di BBJ dimana pada tahun 2004 dicanangkan sebagai tahun ekspansi dengan target memperbanyak kontrak terlebih dahulu. "Jadi untuk meningkatkan transaksi komoditas (CPO, Olein dan emas), kita akan melakukan perbaikan insentif baik kepada pialang maupun market maker seperti contohnya bebas sewa terminal dan iuran bursa," kata Hasan.Saat ini ada sekitar 110 anggota BBJ dengan jumlah pialang sebanyak 42 dan pedagangan 19. Juga ada 32 calon pialang dan pedagang yang prosesnya sdang diurus Bappebti untuk menjadi anggoa bursa. Diakui saat ini ada anggota bursa dalam kategori AB tidur karena tidak menjadi pialang dan pedagang namun tetap menjadi pemegang saham. Untuk tahun 2005, dari RKAT yang sudah dilaporkan ke Bappebti, BBJ menargetkan laba bersih Rp 2 miliat. Namun target itu diharapkan bisa terlampaui karena Bappebti memperkirakan pada tahun 2005 akan terjadi transaksi rata-rata harian sebesar 10 ribu lot per hari. Hal ini terutama karena telah dikeluarkannya aturan masuknya pialgn asing dalam BBJ. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads