Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG turun 27,270 poin (0,53%) ke level 5.081,817 terkena sentimen negatif yang marak beredar hari ini. Pelaku pasar masih menanti hasil sidang Mahkamah Konstitusi (MK) soal Pemilu Presiden (Pilpres) yang digelar hari ini.
Investor mengantisipasi kemungkinan terburuk hasil sidang MK dengan melepas saham terlebih dahulu. Aksi jual ini juga didorong sentimen negatif yang marak terjadi di dunia internasional.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indeks sama sekali tidak mampu menyentuh zona hijau sejak pembukaan perdagangan. Posisi terendah yang sempat disinggahi indeks siang ini di 5.051,524.
Perdagangan siang hari ini berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi sebanyak 78.967 kali dengan volume 1,555 miliar lembar saham senilai Rp 1,687 triliun. Sebanyak 46 saham naik, 216 turun, dan 45 saham stagnan.
Bursa-bursa regional siang ini bergerak kompak di zona merah. Tekanan geopolitik dari Gaza, Ukraina, dan Irak memberi sentimen negatif yang cukup tinggi.
Berikut situasi di bursa-bursa Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Nikkei 225 anjlok 154,18 poin (1,01%) ke level 15.166,13.
- Indeks Hang Seng melemah 150,38 poin (0,61%) ke level 24.497,88.
- Indeks Komposit Shanghai turun 10,16 poin (0,46%) ke level 2.209,79.
- Indeks Straits Times berkurang 8,21 poin (0,25%) ke level 3.319,46.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 400 ke Rp 54.200, Inti Agri (IKKP) turun Rp 300 ke Rp 1.300, Tower Bersama (TBIG) turun Rp 300 ke Rp 8.425, dan Cahaya Kalbar (CEKA) turun Rp 295 ke Rp 1.980.
(ang/hds)











































